GridOto.com - Polisi akan mengadakan razia besar-besaran selama 14 hari mulai 2 Februari 2026.
Salah satu wilayah yang melaksanakan kebijakan ini adalah Polda Jateng.
Operasi ini adalah bagian awal sebelum dilaksanakannya Operasi Ketupat Candi 2026.
Tujuan operasi ini adalah penertiban maupun penindakan terhadap berbagai bentuk pelanggar di jalanan.
Polda Jateng akan melakukan Operasi Keselamatan Candi 2026 mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Tak hanya itu, operasi tersebut adalah langkah Polda Jateng untuk mempersiapkan arus mudik Lebaran 2026.
Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Latif Usman mengatakan, operasi yang dilaksanakan secara serentak itu akan dilakukan selama 14 hari.
"Operasi ini digelar selama 14 hari dengan mengedepankan preemtif, preventif, dan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan,” kata Brigjen Pol Latif, Kamis (29/1/2026).
Baca Juga: Dishub Bogor Gencar Razia Angkot Tua, Baru 120 STNK Ditahan dari Target 1.854 Unit
Ia menyebut, Operasi Keselamatan Candi 2026 merupakan tahapan penting dalam rangka mempersiapkan Operasi Ketupat Candi 2026, yang akan dilaksanakan pada Maret 2026.
“Operasi ini digelar guna meningkatkan disiplin masyarakat berlalu lintas, menurunkan jumlah korban fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas, dan menekan angka pelanggaran lalu lintas, serta sebagai upaya cipta kondisi kamseltibcar lantas menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H Tahun 2026,” ujar Brigjen Pol Latif menukil TribunJateng.
Brigjen Pol Latif Usman menegaskan, operasi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga sebagai momentum untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri khususnya di bidang lalu lintas.
Oleh karena itu, pihaknya berpesan kepada seluruh personel agar selama operasi untuk bekerja gunakan hati dan mengedepankan profesionalisme serta pendekatan humanis.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol Latif juga menekankan kepada seluruh jajaran agar mampu memetakan secara tepat titik rawan kecelakaan dan blank spot, melengkapi rambu serta peringatan lalu lintas.
Termasuk juga terus memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Selain itu, pihaknya juga meminta seluruh jajaran untuk memberikan perhatian terhadap kesiapan jalur mudik dan balik seperti jalur tol maupun jalur arteri.
Baca Juga: Selalu Diincar Saat Razia Operasi Polisi, Ini Syarat Mutu dan Konstruksi Helm Layak SNI
Brigjen Pol Latif juga meminta anggotanya menyediakan pelayanan dan fasilitas pendukung untuk menunjang keamanan dan kenyamanan masyarakat saat melewati jalur tersebut.
“Sebagai contoh, tahun lalu di Brebes kami berikan pelayanan valet ride kepada para pemudik yang menggunakan sepeda motor, mulai saat ini disiapkan dengan baik dan disosialisasikan kepada masyarakat,” tegasnya.