Pemilik Mobil CVT Wajib Tahu, Kebiasaan Ini Bikin Transmisi Cepat Aus

Fahmy Fauzy Muhammad - Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07 WIB

Girboks transmisi CVT mobil matik Honda

GridOto.com- Pemilik mobil bertransmisi CVT perlu lebih memperhatikan kebiasaan berkendara karena kesalahan kecil bisa mempercepat keausan komponen.

Banyak kerusakan CVT tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan akibat pola pemakaian yang keliru dan dilakukan berulang.

Transmisi CVT dikenal halus, tetapi sistem belt dan pulley di dalamnya sangat sensitif terhadap beban berlebih.

Menurut Dody Priatna, pemilik bengkel Laris Matic di Ciracas, Jakarta Timur, gaya berkendara agresif menjadi penyebab paling sering CVT cepat rusak.

“Banyak pemilik mobil CVT nggak tahu, injak gas mendadak itu bikin belt dan pulley kerja terlalu berat,” ujar Dody.

FahmyFM/GridOto.com
Harga Fan Belt Veloz dan Gejala Saat Komponen Ini Mulai Retak

Baca Juga: Trik Simpel Ini Bisa Memperpanjang Usia Transmisi CVT Mobil Honda

Akselerasi mendadak atau kickdown memberikan tekanan ekstrem yang memicu panas berlebih di dalam transmisi.

Kebiasaan lain yang sering dilakukan adalah memindahkan tuas dari posisi D ke R atau sebaliknya saat mobil belum berhenti total.

Perpindahan tuas seperti ini memaksa sistem mekanikal bekerja melawan arah putaran, sehingga meningkatkan risiko selip dan keausan.

“Kalau tuas dipindah sebelum mobil berhenti, itu sama saja menyiksa girboks,” jelas Dody.

Selain itu, gaya berkendara stop-and-go yang agresif juga membuat pulley CVT terus beradaptasi tanpa jeda halus.

FahmyFM/GridOto.com
Cek bagian bawah dekat pedal, pastikan tidak ada lumpur atau tanah bekas banjir

Baca Juga: Ini Biang Keladi Transmisi CVT Mobil Bermasalah, Ternyata Sepele Banget

Kondisi tersebut membuat kerja transmisi semakin berat, terutama saat sering dipaksa melewati tanjakan atau membawa beban berlebih.

Masalah CVT akan makin cepat muncul jika pemilik mobil mengabaikan jadwal penggantian oli transmisi.

“Kalau oli CVT jarang diganti, ausnya makin cepat dan ujungnya biaya perbaikan bisa mahal,” tutup Dody.

YANG LAINNYA