GridOto.com - Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA) merilis gambar resmi dari MPV pertamanya, Luxeed V9 yang dikembangkan bersama pabrikan Chery dan Huawei.
Mobil baru ini mengusung fitur helmet airbag (kantung udara helm), sistem berkendara canggih Huawei Qiankun ADS, kokpit HarmonyOS, dan sistem range-extender (penambah jarak tempuh).
Hadir sebagai MPV premium, model menyasar konsumen keluarga kelas atas dan eksekutif, dengan kompetitor utama seperti Li Auto Mega, Zeekr 009, dan Voyah Dreamer.
Kalau misalnya masuk Indonesia, Luxeed V9 bisa jadi calon rival Toyota Alphard dan Vellfire HEV, sampai MPV listrik murni Denza D9.
Bicara desain, produk asal pabrikan China ini mengadopsi bahasa desain khas Luxeed dengan fasia tertutup, dilengkapi trim krom di bawah strip lampu through-type, serta gril di bagian bawah.
Di area buritan, terdapat lampu belakang full-width (menyatu dari ujung ke ujung) dengan indikator berwarna biru untuk memberi sinyal saat sistem berkendara canggih sedang aktif.
Untuk kenyamanan dan interior, seluruh varian Luxeed V9 dilengkapi dengan pintu geser elektrik dan mengadopsi tata letak kursi 2+2+3.
Kemudian di area kabin, memiliki fitur-fitur unggulan, salah satunya kursi zero-gravity ganda yang independen dengan sandaran kaki yang dapat berputar 180°.
Baca Juga: Diklaim Jadi yang Pertama, Huawei Luxeed V9 Pakai Airbag Helm di Mobilnya
Lalu ada triple screens di dasbor untuk memantau informasi seputar kendaraan dan kontrol kabin, serta layar hiburan di langit interior untuk penumpang belakang.
Kemudian ada gadget canggih berupa generator oksigen untuk sirkulasi dan kabin lebih segar dan lemari es bawaan.
Inovasi penting dari Luxeed V9 adalah diklaim sebagai yang pertama kali mengaplikasikan teknologi helmet airbag.
Saat terjadi tabrakan, kursi akan otomatis ditarik mundur ke posisi yang lebih aman. Kemudian, kantung udara helm akan mengembang bersamaan dengan kantung udara samping.
Teknologi tersebut seakan-akan memeluk erat penumpang saat terjadi insiden dan diklaim lebih aman dibanding airbag konvensional.
Untuk dimensi, Luxeed V9 memiliki panjang 5.359 mm, lebar 2.009 mm, dan tinggi 1.879 mm, dengan jarak sumbu roda (wheelbase) 3.250 mm.
Powertrainnya menggunakan teknologi bernama "Snow Owl Intelligent Silent Range Extension System" dari Huawei.
Sistem ini memakai mesin pembakaran internal 1.5L Turbo sebagai penambah daya (range extender) dan motor listrik ganda.
Opsi baterai terdiri dari Lithium Iron Phosphate (LFP) 37,017 kWh dan baterai Ternary Lithium 53,352 kWh dari CATL. Berat baterai masing-masing adalah 290 kg dan 302 kg.
Soal jarak tempuh, pada mode listrik murni mencapai 158 km, 223 km, dan 210 km (WLTC) tergantung opsi baterai, sementara dalam mode kombinasi jarak tempuhnya mencapai 1.200 km.
Kendaraan ini juga didukung platform tegangan tinggi silikon karbida Huawei DriveONE 800V yang diklaim memiliki efisiensi pengisian daya setara kendaraan listrik murni (BEV) premium.
Melansir dari Carnewschina, peluncuran resminya diperkirakan akan dilakukan pada kuartal pertama tahun ini dengan kisaran harga 400.000 hingga 500.000 yuan.
Kalau dikonversi ke Rupiah, kisaran banderolnya berada di rentang Rp 962 juta - Rp 1,2 miliar (kurs 1 yuan = Rp 2.406,07 per 24 Januari 2026).