GridOto.com - Beli mobil bekas wajib cek unit secara keseluruhan, termasuk dokumen resminya.
Untuk STNK dan BPKB wajib dicek dengan teliti dan baiknya dibaca.
Sebab tulisan di STNK dan BPKB mobil bekas rawan typo atau salah ketik.
Kesalahan ini bisa terjadi pada nomor rangka, nomor mesin, atau data identitas kendaraan lainnya.
Meski terlihat sepele, perbedaan satu huruf atau angka dapat menimbulkan keraguan terhadap keabsahan kendaraan.
Pemilik jasa inspeksi kendaraan PT Inspector Indonesia Expert, Lukman Hakim, mengatakan kasus kesalahan penulisan dokumen masih kerap ia temui di lapangan, baik pada mobil maupun motor bekas.
"Ya, sering juga kasus yang kami temui di lapangan itu adalah salah ketik," kata Hakim, akhir pekan lalu dikutip dari Kompas.com.
Baca Juga: Selain STNK dan BPKB, Beli Mobil Hybrid Bekas Wajib Minta Dokumen Ini
"Di BPKB hurufnya apa, di STNK hurufnya apa, lalu di unit kendaraan hurufnya apa, jadi saling tidak sama," ungkap Hakim.
"Bahkan dalam satu unit bisa ada dua huruf yang salah ketik, atau pernah juga sampai tiga karakter, dari huruf, angka, lalu huruf lagi, itu ada yang salah ketik dalam satu unit," ujarnya.
Untuk itu Hakim mengingatkan, saat akan membeli mobil dan motor bekas, harus betul-betul mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin.
"Itu dasarnya ada di situ. Karena ketika nomor rangka dan nomor mesin ada perbedaan, dari situ kita bisa tahu ada yang tidak beres," ujar Hakim.
"Kemudian kita cek ulang, apakah ada kesalahan ketik di sini. Kalau ternyata ada kesalahan ketik, kita pertanyakan lagi, kenapa di kesalahan ketik ini ada ketidaksesuaian dengan dokumen. Lalu kita cek ulang lagi, kita telisik lebih jauh," paparnya.
Namun Hakim menjelaskan, jika ada salah ketik bukan berarti BPKB atau STNK tersebut langsung dipastikan palsu atau duplikat sebab bisa terjadi ialah salah administrasi.
"Tapi biasanya, problem utamanya adalah salah ketik dari kantor Samsat itu sendiri. Jadi, pada saat perpanjangan atau pembuatan STNK dan KBPKB baru, terjadi salah ketik di sana," ujarnya.
Meski demikian hal tersebut tetap tidak boleh dianggap remeh.
Setiap perbedaan data harus ditelusuri secara menyeluruh untuk memastikan kendaraan tidak bermasalah secara hukum.