Selain STNK dan BPKB, Beli Mobil Hybrid Bekas Wajib Minta Dokumen Ini

Irsyaad W - Kamis, 15 Januari 2026 | 09:30 WIB

Toyota Alphard Hybrid CBU bekas yang ada di showroom Allison Automobile (Irsyaad W - )

GridOto.com - Tips beli mobil hybrid bekas agar terhindar dari pengeluaran tambahan.

Selain STNK dan BPKB, wajib ditanyakan dokumen lain agar terhindar dari kerugian.

Dokumen itu yaitu hasil pemeriksaan kesehatan baterai.

Sebab salah satu risiko membeli mobil hybrid bekas adalah kondisi baterai (HEV) yang sudah mulai lemah.

Selain menurunkan performa, biaya perbaikannya relatif mahal.

Jayan Sentanuhady, Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) mengatakan estimasi harga baterai EV bisa setengah dari harga unit mobil.

"Misal BEV, harga baterainya 10 tahun lalu 60 persen, kalau sekarang 50 persen dari harga unit, mungkin ke depan akan lebih murah, sementara di HEV bisa lebih murah karena kapasitas baterai cenderung lebih kecil,” ucap Jayan, (13/1/26) melansir Kompas.com.

Baca Juga: Lebih Canggih! Ini Bedanya Busi Mobil Hybrid Dengan Busi Mobil Biasa

Lexus UK Magazine
Ilustrasi dokumen hasil pemeriksaan baterai mobil hybrid

Maka itu, saat membeli mobil hybrid bekas, calon pembeli wajib meminta dokumen hasil pemeriksaan kesehatan baterai.