Pertamina Lubricants Fokus Kembangkan Bisnis di Dalam Negeri Demi Kejar Target Penjualan, Kalau Ekspor Bagaimana?

Harun Rasyid - Selasa, 29 November 2022 | 19:30 WIB

Ilustrasi bisnis oli Pertamina (Harun Rasyid - )

GridOto.com - PT Pertamina Lubricants sebagai produsen oli Pertamina Enduro, Fastron, Mesran hingga Meditran, akan terus memperkuat pangsa pasarnya di Tanah Air.

Hal tersebut demi mempertahankan brand oli Pertamina yang menjadi market leader di pasar domestik, dengan market share sebesar 35 persen pada 2021 lalu.

Sari Rachmi, Direktur Sales & Marketing PT Pertamina Lubricants (PTPL) mengatakan, sejauh ini bisnis oli Pertamina terbilang lebih kuat di segmen industri yang dipergunakan untuk mesin-mesin dan alat berat.

"Bisnis kami lebih dominan di industri, jadi kami ingin mempertahankan keunggulan ini dan lebih agresif lagi di bisnis retail atau B2C (Business to Customer) semisal penjualan oli kendaraan untuk masyarakat," ujar Sari saat konferensi pers di fasilitas produksi oli Pertamina di Jakarta Utara, Selasa (29/11/2022).

Lanjut menurut Sari, Indonesia menjadi salah satu negara dengan pangsa pasar pelumas terbesar di dunia.

Kendati demikian,  PTPL juga tidak menutup kemungkinan dan terus berusaha memperkuat pangsa pasar bisnisnya di luar negeri.

"Kami masih dominan di domestik. Untuk ekspor, kami ada di 14 negara di berbagai benua tapi kami lebih mengarah ke negara-negara di Asia Pasifik. Jadi kami terus berusaha juga mengembangkan pasar di negara-negara semisal Thailand, Vietnam, dan Australia," jelasnya.

Harun/GridOto.com
Ilustrasi oli Pertamina Enduro, Meditran dan Mesran.


Hanya saja untuk saat ini Pertamina Lubricants belum memiliki rencana untuk menambah destinasi baru, sebagai negara tujuan ekspor dari oli hasil karya anak bangsa tersebut.

"Fokus kami bukan ekspansi penambahan negara untuk ekspor, tapi pertumbuhan di negara-negara di Asia Pasifik yang saya sebutkan tadi," kata Sari.

Baca Juga: Awas Salah Pilih, Begini Cara Mengetahui Oli Pertamina Enduro Untuk Skutik Baru dan Lama

Selain itu, Sari juga mengaku optimis dapat mencapai target penjualan oli Pertamina selama 2022.

"Tahun ini kami optimis bisnis kami tumbuh dan diharapkan dapat mencapai target total sebanyak 550 ribu kiloliter. Untuk progresnya, sejauh ini kami masih on track," tutupnya.