Pemkab Semarang Bakal Tambah Exit Tol Semarang-Solo di Pringapus, Pengerjaan Ditargetkan Mulai Tahun 2024

Ruditya Yogi Wardana - Jumat, 30 September 2022 | 19:50 WIB

Ilustrasi. Pemkab Semarang wacanakan adanya proyek exit tol Semarang-Solo di Pringapus yang dikerjakan pada 2024 mendatang. (Ruditya Yogi Wardana - )

Ngesti menambahkan, targetnya untuk pembangunan dan groundbreaking bakal dilakukan pada pertengahan 2024 mendatang.

Lalu untuk akses jalan menuju exit tol Pringapus diharuskan punya lebar paling minimal 7,2 meter.

Sehingga Pemkab Semarang harus melakukan sejumlah penyesuaian, seperti pelebaran jalan dan perubahan trotoar di Jalan Raya Karangjati-Pringapus.

"Kami juga akan cek jalan yang menuju sekitar depan Kantor Kecamatan Pringapus," lanjutnya.

Sekadar informasi, wacana pembukaan exit tol Semarang-Solo di Pringapus tersebut muncul dengan beberapa alasan.

Alasan paling utama yakni untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Jalan Raya Bawen-Ungaran dan membuka akses bagi banyak pemilik sektor industri atau pabrik.

Selanjutnya adanya exit tol ini jelas membantu perkembangan wilayah dengan dibangunnya kawasan usaka kecil dan area publik di sekitarnya.

Lalu ditambah adanya rencana proyek Bendungan Jragung yang dikembangkan menjadi objek wisata, sehingga kunjungan wisatawan diharapkan bertambah.

Ditambah adanya exit tol Pringapus jelas akan mempermuda akses ke lokasi-lokasi yang dirasa penting seperti lapangan golf dan perguruan tinggi baru yang akan dibangun pada 2023 mendatang.

"Belum lagi ada Balai Pengkajian Tekonologi Pertanian dan Kantor Balai Besar Wilayah Jalan Nasional di Karangjati, jadinya pertumbuhan di sana bakal pesat sehingga mudah-mudahan bisa mengurangi kepadatan di Bawen sampai Ungaran," ujar Ngesti.

Baca Juga: Di Tol Cipali Sering Terjadi Pembakaran Lahan oleh Petani Bawang Merah, ASTRA Tol Cipali Siapkan Langkah Antisipasi

Wacana proyek exit tol Pringapus juga ditanggapi serius oleh masyarakat yang tinggal di sekitar Kecamatan Pringapus.

Salah satunya Erwin Khusnul Maarif yang merasa adanya exit tol itu nantinya bisa memberikan sejumlah manfaat kepada dirinya dan masyarakat lainnya.

"tentunya akses saya dan keluarga ke jalan tol jadi lebih mudah, karena selama ini kedua akses tol Semarang-Solo lainnya dirasa nanggung bagi saya," paparnya.

Kendati demikian, ia tetap merasakan kekhawatiran kalau volume kendaraan yang melewati Jalan Raya Karangjati-Pringapus bakal meningkat.

Untuk itu ia berharap Pemkab Semarang bersama pihak-pihak terkait bisa melakukan rekayasa atau pengaturan lalu lintas yang lebih efektif.

"Tetapi saya tetap bersyukur karena akan ada banyak perputaran ekonomi dengan munculnya usaha-usaha baru berkat exit tol ini, karena selama ini situasi di daerah saya masih cukup sepi," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Rencana Exit Tol Pringapus, Pemkab Semarang Sudah Bebaskan Lahan, Dikerjakan Pertengahan 2024.