Lewis Hamilton Curhat, Pernah Dirundung Sampai Putuskan Belajar Karate

Laili Rizqiani - Selasa, 9 Juni 2020 | 08:00 WIB

Curhatan Lewis Hamilton, pernah dibuli hingga putuskan ikut Karate (Laili Rizqiani - )

GridOto.com - Lewis Hamilton menjadi salah satu pembalap F1 yang cukup vokal mengenai masalah rasisme yang menimpa George Floyd.

Peraih juara dunia F1 enam kali itu melontarkan kritiknya untuk F1 yang dinilai tidak peduli dengan masalah ini.

Sebelum mengalami kesuksesan sebagai pembalap F1 seperti saat ini, Hamilton pernah mendapat perlakuan tidak menyenangkan pada awal karier balapnya.

Namun kerja kerasnya berhasil menjadikan ia sebagai pembalap kulit hitam pertama yang menjadi juara dunia F1.

Baca Juga: Menjelang F1 Austria, Tim Ferrari Menghadapi Situasi Sangat Sulit

Melalui akun media sosialnya, pembalap tim Mercedes F1 menuliskan pesan di mana ia mengingat perjuangannya dan diskriminasi rasial yang alami.

Berikut pesan yang ia tulis melalui Instagramnya:

"Aku telah membaca setiap hari untuk tetap mengikuti apa yang sedang kita perjuangkan melawan rasisme, dan itu membawa kembali begitu banyak kenangan menyakitkan dari masa kecilku.

Ingatan yang jelas tentang tantangan yang aku hadapi ketika masih kecil, karena aku yakin banyak dari kalian yang mengalami rasisme atau semacam diskriminasi.

Baca Juga: Mantan Pembalap F1 Jelaskan Kenapa Tim Ferrari Pakai Pembalap Muda

Aku tidak banyak berbicara mengenai pengalaman pribadiku karena aku diajarkan untuk menyimpannya, tidak menunjukkan kelemahan, membunuh mereka dengan cinta dan mengalahkan mereka dalam balapan.

Tetapi saat tidak dalam balapan, aku diganggu dipukuli dan satu-satunya cara aku bisa melawan ini adalah belajar untuk membela diri, jadi aku belajar karate. Efek psikologis negatif tidak dapat diukur.