Ngoprek Santuy saat WFH, Mengapa Harus Tetap Cuci Mobil Secara Rutin?

Radityo Herdianto - Kamis, 26 Maret 2020 | 17:00 WIB

Ilustrasi. Cuci Mobil Klin Car Wash Saidi Raya, Jakarta Selatan (Radityo Herdianto - )

GridOto.com - Efek pandemi Covid-19 membuat sebagian besar aktivitas masyarakat Indonesia dilakukan di rumah karena kebijakan Work From Home (WFH) oleh pemerintah.

Bagi yang biasa menggunakan mobil, tentu mobil akan lebih sering terparkir di rumah dan ditinggal lama tidak dibawa jalan.

Meski terlihat bersih, pemilik mobil harus tetap menjaga kebersihan dengan cuci mobil secara rutin.

"Kita tidak tahu kotoran atau bekas cipratan apa yang bisa menempel di bodi mobil saat ditinggal lama," buka Jupiter, pemilik workshop detailing HD Car Care Lebak Bulus kepada GridOto.com.

Dalam kondisi panas terik, lapisan clear coat memiliki pori-pori yang cenderung merenggang dan berpotensi menjadi tempat kotoran mengendap saat menempel di permukaan bodi mobil.

Radityo Herdianto
Ilustrasi. Cuci Mobil Klin Car Wash Saidi Raya, Jakarta Selatan

(Baca Juga: Cegah Virus Corona di Kabin Mobil, Bengkel Spesialis Ini Punya Solusi)

Saat udara sudah dingin, pori-pori clear coat akan merapat yang malah mengikat kotoran di permukaan cat mobil dan menjadi penyebab warna cat mobil kusam.

"Sama juga kalau hujan, cipratan air yang ada kandungan asamnya itu kalau dibiarkan lama menempel akan menimbulkan bercak waterspot," tekan Jupiter.

Waterspot bisa terjadi karena ada proses oksidasi air hujan di permukaan bodi yang menguap dan meninggalkan kerak.