Ada Helm dengan Teknologi Anti-Bakteri, Jadi Enggak Perlu Dicuci?

Muhammad Farhan - Jumat, 6 Maret 2020 | 10:40 WIB

Display helm Arai di event Jakarta Helmet Exhibition (Muhammad Farhan - )

GridOto.com - Pada beberapa helm keluaran merek ternama dilengkapi dengan teknologi anti-bakteri pada bagian busa atau padding, jadi enggak perlu dicuci?

Pada helm dengan bahan busa atau padding biasa, disarankan untuk setidaknya dicuci setiap dua minggu sekali apabila dipakai untuk kebutuhan riding harian.

Meskipun dibekali dengan teknologi anti-bakteri, ternyata bukan berarti busa helm tidak perlu dirawat atau dicuci.

"Secara fisik, bedanya ada pada kain padding helm nya yang dipesan khusus dengan teknologi anti-bakteri," jelas Agus Hermawan, dari toko Juragan Helm, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

(Baca Juga: Ban Depan Motor Matic Habis Sebelah? Ternyata Ini Biang Keladinya)

Nah pada prakteknya, padding anti-bakteri dengan padding biasa sama-sama bisa menjadi sarang bakteri hinggap seiring pemakaian.

Bedanya, helm dengan padding biasa lebih rentan dihinggapi bakteri dengan tanda seperti munculnya bau tidak sedap.

ebay
Ilustrasi padding busa helm dengan teknologi anti bakteri

Hasilnya, helm dengan busa anti-bakteri memang tidak cepat timbul bau tidak sedap meski sering dipakai dan tidak dicuci rutin.

"Ada tidaknya teknologi anti-bakteri di padding, hal ini kembali lagi pada tingkat kandungan keringat pengguna karena kadar asamnya tiap orang juga berbeda," lengkapnya.

(Baca Juga: Buat Yang Mau Pasang Komstir Model Laher Bambu, Begini Panduannya)