GridOto.com - Belum banyak yang tahu kalau Vespa matic dianjurkan oleh pabrikannya untuk pakai bensin dengan nilai oktan atau RON 95.
Kalau di Indonesia, Vespa matic ini cocok pakai bensin jenis Pertamax Green, BP Ultimate hingga Vivo Revvo 95.
Jika ada pemilik yang nekat kasih minum bensin Pertalite dengan RON 90 ke Vespa matic, tentu ada efek negatif yang bisa muncul ke mesin.
Seperti yang diungkapkan pemilik bengkel spesialis Vespa matic berikut ini.
"Semakin tinggi oktannya sebenarnya membuat pembakaran menjadi semakin bagus," buka Aby, Owner bengkel spesialis Vespa matic, Tukskuter kepada GridOto.
Baca Juga: Minat Pakai Vespa Sprint Bekas Buat Harian? Cek Ini Sebelum Bawa Pulang
Saat diisi Pertalite, efek yang paling terasa adalah performanya.
"Saya pernah coba pakai Pertalite, yang paling terasa tarikannya jadi lebih berat," kata Aby.
"Kemudian sesekali terdengar suara ngelitik dari mesin," tambahnya.
Ngelitik atau knocking terjadi ketika proses pembakaran di dalam mesin terjadi tidak normal.
Ini terjadi karena bensin dengan oktan rendah tidak tahan kompresi tinggi dan terbakar sebelum piston mencapai titik mati atas (TMA).
Efeknya komponen mesin bisa lebih mudah aus, tenaga mesin berkurang, dan konsumsi bensin kurang efisien.
Selain itu bisa terjadi penumpukan kotoran berupa kerak karbon di ruang bakar akibat bensin yang tidak terbakar sempurna.
Baca Juga: Bukan Mesin dan CVT, Ini Penyakit Vespa Sprint Bekas yang Sering Kambuh
"Kalau pakai bensin sesuai oktan kerak-kerak di piston (dan di ruang bakar) jadi lebih sedikit," jelas Aby saat ditemui di Jalan Al-Hidayah No.86A, Pangkalan Jati, Cinere, Depok, Jawa Barat
Lantas bagaimana kalau susah ketemu bensin dengan oktan 95?
"Sebenarnya pakai bensin oktan 92 masih aman," kata Aby.
"Namun dianjurkannya tetap pakai bensin oktan 95," tuturnya.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR