Ini terjadi karena bensin dengan oktan rendah tidak tahan kompresi tinggi dan terbakar sebelum piston mencapai titik mati atas (TMA).
Efeknya komponen mesin bisa lebih mudah aus, tenaga mesin berkurang, dan konsumsi bensin kurang efisien.
Selain itu bisa terjadi penumpukan kotoran berupa kerak karbon di ruang bakar akibat bensin yang tidak terbakar sempurna.
Baca Juga: Bukan Mesin dan CVT, Ini Penyakit Vespa Sprint Bekas yang Sering Kambuh
"Kalau pakai bensin sesuai oktan kerak-kerak di piston (dan di ruang bakar) jadi lebih sedikit," jelas Aby saat ditemui di Jalan Al-Hidayah No.86A, Pangkalan Jati, Cinere, Depok, Jawa Barat
Lantas bagaimana kalau susah ketemu bensin dengan oktan 95?
"Sebenarnya pakai bensin oktan 92 masih aman," kata Aby.
"Namun dianjurkannya tetap pakai bensin oktan 95," tuturnya.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR