Dengan begitu, proses analisis hingga persetujuan pembiayaan dapat dilakukan langsung apabila dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan telah terpenuhi.
Adira Finance mencatat wilayah Jabodetabek masih menjadi salah satu kontributor utama bisnis perusahaan.
Hingga Mei 2026, pembiayaan baru di wilayah tersebut mencapai Rp4,3 triliun atau tumbuh dua digit dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menurut perusahaan, kenaikan itu ditopang meningkatnya permintaan pembiayaan kendaraan bermotor, seiring masih tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat di wilayah Jabodetabek.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR