Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Mobil Listrik Bekas Cuma Butuh Seminggu Buat Laku, Ternyata Ini Rahasianya

M. Adam Samudra - Minggu, 5 Juli 2026 | 11:30 WIB
Pasar mobil bekas di Indonesia dinilai memiliki potensi yang lebih besar dibandingkan pasar mobil baru.
Istimewa
Pasar mobil bekas di Indonesia dinilai memiliki potensi yang lebih besar dibandingkan pasar mobil baru.

GridOto.com - Pasar mobil listrik bekas disebut semakin bergairah, khususnya di wilayah Jakarta.

Bahkan, waktu yang dibutuhkan untuk menjual sebuah mobil listrik bekas diklaim jauh lebih singkat dibanding anggapan banyak orang.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Mobil Bekas Indonesia (AMBI), Ricky Prawiro, mengatakan mobil listrik bekas saat ini memiliki perputaran yang cukup cepat di pasar.

"Cepat, kalau Jakarta mah cepat, cepat banget," ujar Ricky Prawiro kepada GridOto.com belum lama ini.

Menurutnya, unit mobil listrik bekas yang masuk ke pasar masih belum banyak, sementara jumlah peminat terus meningkat.

"Paling lama juga seminggu, cepat banget. Karena mobil bekas listrik itu masih sedikit, sedangkan peminatnya banyak, apalagi Jakarta," jelas Ricky.

Ia menambahkan, kondisi lalu lintas di Jakarta menjadi salah satu faktor yang mendongkrak permintaan mobil listrik bekas.

"Jakarta kan ada ganjil genap, orang pasti cari," katanya.

ilustrasi mobil listrik sedang mengisi daya di SPKLU
Rayhan Haikal/GridOto.com
ilustrasi mobil listrik sedang mengisi daya di SPKLU

Baca Juga: VinFast Sarankan Ganti Baterai Mobil Listrik Saat Battery Health 70%

Selain itu, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) juga dinilai mulai memengaruhi pertimbangan konsumen saat memilih kendaraan.

"Bensin naik, diesel naik. Orang mungkin maunya mobil bensin atau diesel, tapi begitu lihat pengeluaran buat operasional lebih boros, pasti jadi pertimbangan," ungkap Ricky.

Sekjen Asosiasi Mobil Bekas Indonesia (AMBI), Ricky Prawiro
Adam Samudra
Sekjen Asosiasi Mobil Bekas Indonesia (AMBI), Ricky Prawiro

Meski begitu, Ricky mengakui kondisi tersebut belum tentu berlaku di semua daerah.

Menurutnya, pasar mobil listrik bekas masih lebih kuat di kota-kota besar yang memiliki tingkat kemacetan tinggi.

"Kalau di daerah saya rasa beda. Kan jarang macet, konsumsi BBM juga enggak separah Jakarta," tutupnya.

Ricky juga mengingatkan bahwa meski mobil listrik bekas tergolong cepat terjual, nilai depresiasinya masih relatif besar dibanding mobil bermesin konvensional.

Hal tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan calon pemilik sebelum memutuskan membeli mobil listrik baru.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa