GridOto.com - Apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Senin (29/6/2026) mendadak berubah menjadi kegiatan evaluasi total.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lamongan, M Nalikan, menyoroti kedisiplinan para pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) terkait pemeliharaan aset negara.
Dalam amanatnya sebagai pembina apel, Nalikan mengungkapkan kekecewaannya setelah menemukan fakta bahwa masih ada kendaraan dinas operasional milik pemerintah daerah yang menunggak pajak hingga masa berlakunya berakhir alias mati.
Ia menegaskan, kelalaian ini tidak bisa ditoleransi karena plot anggaran untuk pemenuhan kewajiban pajak kendaraan dinas sebenarnya selalu tersedia di masing-masing instansi.
"Anggaran untuk pembayaran pajak kendaraan dinas itu sebenarnya sudah ada dan siap digunakan. Namun, kenapa di lapangan masih saja ditemukan kendaraan operasional pemerintah yang belum ditunaikan kewajiban pajaknya sampai mati? Ini harus menjadi perhatian serius," tegas M Nalikan melansir Tribunjatim (29/6/2026).
Bak gayung bersambut, seusai pelaksanaan apel, area parkir Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan langsung disisir oleh petugas gabungan.
Kegiatan bertajuk Apel Kendaraan Dinas ini digelar oleh Bapenda Lamongan yang bersinergi dengan Bapenda Provinsi Jawa Timur, Samsat, serta Dinas Perhubungan Lamongan.
Petugas memeriksa satu per satu kendaraan dinas, baik roda dua maupun roda empat.
Baca Juga: Status Ratusan Kendaraan Dinas di Sidoarjo Tak Jelas, 147 BPKB Hilang
Kepala Bapenda Lamongan, Edy Yunan Achmadi, menjelaskan bahwa gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan ASN, menertibkan administrasi, serta memastikan tata kelola aset bergerak milik daerah berjalan sesuai regulasi.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR