Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Konsumsi BBM Mobil Hybrid Wajib Irit, Kalau Mulai Boros Kemungkinan Masalah di Sini

Irsyaad W - Senin, 29 Juni 2026 | 15:30 WIB
Informasi Konsumsi BBM Suzuki Ertiga Hybrid Pada Layar MID Selama Pengetesan
Radityo Herdianto / GridOto.com
Informasi Konsumsi BBM Suzuki Ertiga Hybrid Pada Layar MID Selama Pengetesan

GridOto.com - Konsumsi BBM mobil hybrid semua merek wajib irit. Jika mulai boros wajib waspada.

Paling sering disalahkan yaitu baterai hybrid sudah mulai lemah, padahal kenyataannya tidak selalu demikian.

Pasalnya, mobil hybrid ditopang oleh mesin bakar dan motor listrik. Ketika motor listrik sudah tak bekerja maksimal karena baterai lemah, maka konsumsi BBM akan meningkat.

Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan pada mobil hybrid seperti Suzuki Ertiga Hybrid, sistem hybrid bekerja dengan menggabungkan mesin bensin dan motor listrik.

Jika salah satu komponen tidak bekerja optimal, maka efisiensi bahan bakar akan langsung terpengaruh.

"Memang benar baterai hybrid yang mulai melemah dapat menyebabkan konsumsi BBM meningkat, tapi tidak mutlak, ada kemungkinan faktor lain mempengaruhi," ucap Hariadi, (28/4/26) mengutip Kompas.com.

Baterai lemah bisa bikin boros BBM karena bantuan tenaga listrik berkurang, sehingga mesin bensin harus bekerja lebih berat, tanpa ada yang membantu dengan optimal.

Baca Juga: Baterai Rusak, Apakah Mobil Hybrid Masih Bisa Dipakai Jalan?

Battery pack lithium-ion All New Ertiga Hybrid, posisinya di bawah jok penumpang depan
Andhika Arthawijaya/Otomotifnet
Battery pack lithium-ion All New Ertiga Hybrid, posisinya di bawah jok penumpang depan

Namun, borosnya konsumsi BBM tidak bisa dijadikan satu-satunya indikator kerusakan baterai.

Harus ada gejala lain yang menyertai agar diagnosis lebih akurat.

Beberapa tanda yang muncul jika baterai melemah antara lain fitur idle stop tidak aktif, indikator baterai cepat turun, serta akselerasi terasa lebih berat dari biasanya.

"Selain faktor baterai, gaya berkendara juga sangat berpengaruh. Mengemudi secara agresif dengan sering menekan pedal gas dalam akan membuat mesin bensin lebih dominan bekerja," ucap Hariadi.

Kondisi lalu lintas juga memainkan peran penting. Kemacetan parah atau perjalanan jarak pendek membuat kendaraan butuh tenaga lebih besar untuk memulai jalan.

Perawatan mesin yang kurang baik juga dapat menyebabkan konsumsi BBM meningkat.

Filter udara kotor, busi lemah, atau sistem pembakaran yang tidak optimal akan membebani mesin.

Baca Juga: Baru Tahu, Mobil Hybrid Suzuki Punya Fitur yang Bikin Bensin Ngirit 2 Liter

Mesin Suzuki Ertiga Hybrid K15B 1.500 cc Dipadu dengan Integrated Starter Generator (ISG)
Radityo Herdianto / GridOto.com
Mesin Suzuki Ertiga Hybrid K15B 1.500 cc Dipadu dengan Integrated Starter Generator (ISG)

"Penting sekali melakukan perawatan berkala di bengkel resmi, tujuannya untuk memastikan semua sistem bekerja dengan optimal," ucap Hariadi.

Faktor sederhana seperti tekanan ban yang kurang atau beban kendaraan yang berlebih juga dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar, bahkan pada mobil hybrid sekalipun.

Selain itu, kemungkinan adanya masalah pada sensor atau sistem manajemen hybrid juga perlu dipertimbangkan.

Sistem yang tidak bekerja normal bisa membuat efisiensi menurun tanpa kerusakan pada baterai.

"Tanda bila ada masalah pada baterai akan muncul indikator atau pemberitahuan di speedometer terkait kesehatan baterai, bila tanda itu muncul konsumen perlu ke bengkel resmi," ucap Hariadi.

Umur baterai tetap menjadi faktor penting. Pada umumnya, baterai hybrid memiliki masa pakai cukup panjang, tergantung penggunaan dan perawatan.

Kesimpulannya, konsumsi BBM yang lebih boros pada mobil hybrid bisa disebabkan oleh banyak faktor.

Baterai yang mulai lemah memang salah satunya, tetapi perlu dilihat bersama gejala lain sebelum memastikan penyebab utamanya.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa