Selain itu, perusahaan juga menambah armada mobil tangki di wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan guna mempercepat distribusi BBM ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Pertamina Patra Niaga juga mengatur pola operasi mobil tangki sehingga pengiriman dilakukan lebih awal.
Dengan demikian, pasokan BBM diharapkan telah tiba di SPBU sebelum aktivitas masyarakat dimulai pada pagi hari.
Di tingkat SPBU, perusahaan turut melakukan pengaturan jalur masuk kendaraan bersama pengelola SPBU dan aparat setempat untuk menjaga kelancaran akses masyarakat sekaligus mengurangi potensi kemacetan.
Tak hanya itu, Pertamina Patra Niaga juga melakukan pemantauan pola suplai secara berkelanjutan, termasuk menerapkan pola suplai Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE) yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.
Baca Juga: Ada Kabar Bahagia, Pertamina Bahas Rencana Penurunan Harga Pertamax Cs
Di samping menjaga ketersediaan pasokan, Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan membeli produk sesuai peruntukannya.
Perusahaan juga meminta masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying) karena distribusi BBM terus berjalan.
"Kami akan terus mengoptimalkan distribusi di seluruh wilayah, khususnya pada daerah yang mengalami peningkatan kebutuhan. Kami mengajak masyarakat tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, dan bersama-sama mendukung penyaluran BBM yang tepat sasaran agar kebutuhan energi seluruh masyarakat dapat terus terpenuhi," tutur Kitty.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR