GridOto.com - Baru-baru ini Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan alias Iwan Bule mendorong jajaran direksi untuk membahas penurunan harga BBM nonsubsidi alias Pertamax Cs secara bertahap mulai awal Juli.
Menurutnya, arahan itu menyusul harga minyak mentah (crude oil) yang mulai turun seiring kesepakatan damai Amerika Serikat (AS) dengan Iran belum lama ini.
“Yang pasti kami dari jajaran dewan komisaris mendorong direksi manajemen untuk segera menyesuaikan dengan harga minyak yang di dunia sudah mulai turun,” katanya, Jumat (26/6).
Ia menyebut, harga BBM nonsubsidi yang saat ini berlaku ditetapkan berdasarkan harga crude oil beberapa waktu lalu yang mengalami kenaikan dengan rata-rata 80 dolar AS per barel imbas perang di Kawasan Teluk.
Sementara, data The Economics mencatat, harga minyak mentah WTI saat ini terpantau di 71 dollar AS per barel.
“Kami sedang memformulasikan, mendiskusikan. Yang jelas harga minyak hari ini kan diprosesnya bulan kemarin,” ujarnya.
Meski harga minyak mentah sudah turun, Iwan menuturkan, Pertamina tak bisa langsung menurunkan harga BBM nonsubsidi dalam waktu yang sama.
Baca Juga: Ternyata Rekomendasi BBM Kendaraan Bisa Dicek dari Sini Loh Gaes
Sebab, BBM yang saat ini beredar menggunakan stok pembelian saat harga minyak dunia masih tinggi.
Di sisi lain, Pertamina memiliki prosedur atau mekanisme dalam menurunkan harga BBM nonsubsidi.