GridOto.com - Penggunaan bahan bakar yang sesuai spesifikasi menjadi faktor utama menjaga performa sekaligus usia pakai mesin diesel modern.
Hal itu disampaikan Dr.-Ing. Ir. Tri Yuswidjajanto Zaenuri, dosen Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Tri, karakter mesin diesel memang dirancang menghasilkan tenaga besar, konsumsi bahan bakar hemat, sekaligus emisi lebih rendah.
Namun, seluruh keunggulan tersebut hanya bisa diperoleh apabila pengguna memakai bahan bakar dengan Cetane Number (CN) sesuai kebutuhan mesin.
"Prinsipnya mesin diesel memiliki daya yang tinggi dengan konsumsi bahan bakar yang hemat dan rendah emisi. Syarat ini bisa tercapai dengan pemakaian bahan bakar dengan Cetane Number yang direkomendasikan sesuai kebutuhan mesin. Semakin tinggi angka setana, proses pembakaran akan semakin cepat," ujar Tri.
Ia menjelaskan, mesin diesel common rail generasi terbaru sebaiknya menggunakan solar dengan CN53.
Selain memiliki angka setana lebih tinggi, bahan bakar tersebut juga dilengkapi aditif seperti deterjen, dispersan, demulsifier, antioksidan, hingga antikarat.
Menurutnya, kandungan tersebut menjaga sistem bahan bakar tetap bersih sehingga umur filter dan injektor menjadi lebih panjang.
Baca Juga: SUV 7 Seater Mesin Diesel Tangguh dan Nyaman, Ini Kelebihan Mitsubishi Pajero Sport
"Adanya aditif di CN53 menjaga kebersihan filter dan injektor, membuat performa mesin tetap stabil, memperlama usia pakai filter dan injektor, sekaligus menghemat konsumsi bahan bakar," katanya.
Sebaliknya, penggunaan solar dengan CN lebih rendah pada mesin diesel modern berpotensi memperpendek umur filter, injektor hingga interval penggantian oli.
Tri menambahkan, penggunaan bahan bakar dengan angka setana tinggi juga menghasilkan emisi gas buang yang lebih bersih sehingga lebih ramah terhadap lingkungan.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR