Selain berisiko merusak ulir, baut yang terlalu kencang juga bisa membuat paking terjepit berlebihan.
Akibatnya, umur pakai paking bisa lebih pendek dan berpotensi menimbulkan kebocoran di kemudian hari.
Baca Juga: Begini Caranya Agar Baut-baut Roda Di Mobil Bekas Gampang Dibuka
Sebaliknya, baut yang kurang kencang juga tidak kalah berbahaya.
"Kalau kurang kencang, paking enggak ngepres sempurna. Oli atau coolant bisa rembes dari situ," kata Rony.
Karena itu, penggunaan kunci torsi menjadi prosedur penting saat memasang komponen seperti kepala silinder, tutup klep, maupun bagian mesin lainnya yang menggunakan paking.
Dengan torsi yang sesuai spesifikasi, risiko baut dol maupun kebocoran akibat pemasangan yang kurang tepat dapat diminimalkan.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR