Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Masyarakat Diminta Lebih Cermat Memilih Mobil Bekas, Ini Alasannya

M. Adam Samudra - Senin, 15 Juni 2026 | 22:15 WIB
Caroline.id mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih kendaraan, terutama bagi konsumen yang sedang mempertimbangkan mobil bekas sebagai pilihan mobilitas yang lebih rasional.
Istimewa
Caroline.id mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih kendaraan, terutama bagi konsumen yang sedang mempertimbangkan mobil bekas sebagai pilihan mobilitas yang lebih rasional.

GridOto.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku sejak 10 Juni 2026 memicu perubahan perilaku konsumen dalam menentukan pilihan kendaraan.

Kondisi tersebut membuat banyak pengguna kendaraan pribadi mulai menghitung ulang biaya mobilitas harian, mulai dari kebutuhan bekerja, mengantar keluarga, hingga perjalanan jarak jauh.

Melihat kondisi tersebut, Caroline.id mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih kendaraan, terutama bagi konsumen yang sedang mempertimbangkan mobil bekas sebagai pilihan mobilitas yang lebih rasional.

Menurut Jany Candra, CEO PT Autopedia Sukses Lestari Tbk, perusahaan induk Caroline.id menyebut kenaikan harga BBM menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan masyarakat saat membeli kendaraan.

"Kenaikan harga BBM membuat konsumen semakin berhitung. Saat ini, masyarakat tidak hanya mencari mobil dengan harga yang sesuai budget, tetapi juga kendaraan yang efisien, kondisinya terjamin, dan tidak menimbulkan biaya tambahan yang tidak terduga setelah pembelian," ujar Jany Candra dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).

Ia menilai mobil bekas masih menjadi alternatif yang relevan bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan pribadi dengan biaya lebih terjangkau dibandingkan membeli mobil baru.

mobil bekas masih menjadi alternatif yang relevan bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan pribadi dengan biaya lebih terjangkau dibandingkan membeli mobil baru.
Istimewa
mobil bekas masih menjadi alternatif yang relevan bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan pribadi dengan biaya lebih terjangkau dibandingkan membeli mobil baru.

Namun demikian, Jany menegaskan bahwa kualitas kendaraan dan transparansi kondisi unit menjadi faktor yang tidak boleh diabaikan konsumen.

"Mobil bekas yang berkualitas bisa menjadi solusi cerdas di tengah kondisi seperti sekarang. Tetapi konsumen perlu lebih teliti," ucapnya.

"Pastikan mobil sudah melalui inspeksi menyeluruh, memiliki riwayat yang jelas, dan dilengkapi perlindungan purna jual. Inilah yang terus kami dorong melalui Caroline.id," sambungnya.

Baca Juga: Bukan SUV, Mobkas Ini yang Paling Banyak Diburu Jelang Libur Panjang

Melihat tren tersebut, Caroline.id mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih kendaraan, khususnya bagi konsumen yang sedang mempertimbangkan mobil bekas sebagai solusi mobilitas.

Perusahaan menyediakan berbagai pilihan mobil bekas yang telah melewati proses inspeksi menyeluruh guna memastikan kondisi kendaraan lebih transparan
Iatimewa
Perusahaan menyediakan berbagai pilihan mobil bekas yang telah melewati proses inspeksi menyeluruh guna memastikan kondisi kendaraan lebih transparan
Perusahaan menyediakan berbagai pilihan mobil bekas yang telah melewati proses inspeksi menyeluruh guna memastikan kondisi kendaraan lebih transparan sebelum dipasarkan kepada konsumen.

Selain itu, Caroline.id juga memberikan perlindungan melalui program Garansi 7G+ selama satu tahun yang mencakup tujuh komponen utama kendaraan, mulai dari mesin, transmisi, AC, rem, kelistrikan, penggerak hingga sistem kemudi.

Caroline.id juga memberikan perlindungan melalui program Garansi 7G+ selama satu tahun yang mencakup tujuh komponen utama kendaraan, mulai dari mesin, transmisi, AC, rem, kelistrikan, penggerak hingga sistem kemudi.
Istimewa
Caroline.id juga memberikan perlindungan melalui program Garansi 7G+ selama satu tahun yang mencakup tujuh komponen utama kendaraan, mulai dari mesin, transmisi, AC, rem, kelistrikan, penggerak hingga sistem kemudi.

Menurut Jany, kenaikan harga BBM seharusnya tidak hanya dilihat sebagai tambahan beban biaya, tetapi juga menjadi momentum bagi konsumen untuk lebih bijak dalam menentukan kendaraan yang sesuai kebutuhan.

"Konsumen perlu mempertimbangkan kendaraan berdasarkan pola penggunaan harian, kapasitas yang dibutuhkan, karakter mesin, hingga efisiensi operasionalnya. Dengan begitu, kendaraan yang dipilih bisa memberikan manfaat maksimal dalam jangka panjang," tutup Jany.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa