GridOto.com- Sistem pendingin mesin mobil juga perlu dirawat secara berkala agar tetap bekerja maksimal.
Salah satu yang sering terlambat diperhatikan ialah kondisi radiator dan cairan pendinginnya.
Padahal, radiator punya peran penting untuk menjaga suhu mesin tetap stabil saat mobil digunakan harian.
Jika kondisi coolant mulai kotor atau jalur pendingin bermasalah, risiko mesin mengalami overheat bisa meningkat.
Baca Juga: Ini Sebabnya Slang Radiator Mobil Bekas Mulai Rusak Harus Langsung Diganti
Hasim Lukman, pemilik bengkel radiator Lamping di Cipondoh, Tangerang menyarankan servis radiator dilakukan secara rutin sesuai pemakaian kendaraan.
“Biasanya sekitar 20 ribu kilometer udah mulai dicek kondisi air radiator sama selang-selangnya,” ujar Hasim.
Pengecekan tersebut meliputi kondisi coolant, tutup radiator, hingga sirip pendingin di bagian depan radiator.
Selain itu, kebersihan jalur pendingin juga ikut diperhatikan supaya sirkulasi coolant tetap lancar.
Baca Juga: Pemilik Mobil Wajib Tahu, Begini Cara Keluarkan Angin di Radiator Mobil
Menurut Hasim, pengurasan total radiator umumnya dilakukan di jarak tempuh lebih tinggi.
“Kalau udah sekitar 40 ribu kilometer biasanya sekalian kuras total sama ganti coolant baru,” lanjutnya.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah munculnya kerak atau karat di dalam sistem pendingin mesin.
Terutama pada mobil yang sehari-hari sering dipakai dalam kondisi macet atau perjalanan jauh.
Karena itu, servis radiator sebaiknya tidak menunggu mesin mulai overheat terlebih dahulu.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR