Akibatnya, ada bagian mesin yang tidak mendapat pendinginan secara maksimal.
Dalam kondisi tertentu, indikator suhu mesin bahkan bisa cepat naik meski radiator sudah diisi coolant baru.
“Makanya habis ganti coolant itu biasanya radiator harus dibuang anginnya dulu lewat bleeding,” lanjutnya.
Baca Juga: Lihat Kisi-Kisi Radiator Mobil Menumpuk Kotoran, Perlu Lakukan ini
Selain setelah kuras radiator, proses bleeding juga umum dilakukan setelah penggantian selang radiator atau water pump.
Tujuannya agar sirkulasi coolant kembali normal dan suhu mesin tetap stabil saat digunakan.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR