GridOto.com- Sparepart mobil yang berbahan karet menjadi salah satu komponen yang cukup sering diganti.
Mulai dari karet pintu, karet pelipit kaca, hingga karet wiper memiliki usia pakai tertentu tergantung kualitas materialnya.
Namun, penggunaan sparepart aftermarket murah ternyata bisa membuat komponen karet lebih cepat rusak.
Hal tersebut disampaikan Toni Wijaya, pemilik toko suku cadang M&M di Pasar Mobil Kemayoran.
Menurut Toni, salah satu penyebab utama karet murah cepat getas ialah kualitas material yang digunakan.
“Biasanya karet murah itu bahan dan campurannya beda, jadi lebih cepat keras atau pecah-pecah,” ujar Toni.
Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Manfaat Jaga Karet Pelipit Pintu Mobil Dari Kerusakan
Ia menjelaskan bahwa beberapa produk murah umumnya tidak memiliki kandungan anti-UV dan anti-ozon yang cukup baik.
Akibatnya, komponen karet lebih cepat rusak saat terus terkena panas dan perubahan cuaca.
Selain cepat retak, karet berkualitas rendah juga biasanya kehilangan elastisitas lebih cepat.
Kondisi tersebut membuat karet pintu atau pelipit kaca tidak bisa kembali rapat seperti semula.
“Kalau sudah getas biasanya mulai muncul suara angin atau air rembes masuk ke kabin,” lanjut Toni.
Baca Juga: Sudah Tahu Belum, Karet Ini Penyebab Mobil Gak Stabil Di Jalan Kurang Mulus
Pada karet wiper, tanda kerusakan biasanya terlihat dari sapuan air yang mulai meninggalkan garis di kaca mobil.
Karena itu, pemilik kendaraan disarankan lebih teliti saat memilih sparepart karet agar daya tahannya tetap optimal dan tidak cepat rusak.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR