GridOto.com- Oli palsu masih banyak dijual dan berkeliaran di pasar otomotif, ini menjadi masalah yang cukup sering ditemui, terutama bagi pemula yang tidak bisa membedakan.
Penggunaan oli dengan kualitas tidak sesuai, tentu bisa berdampak serius pada kondisi mesin kendaraan.
Hal tersebut disampaikan Toni Wijaya, pemilik toko suku cadang M&M di Pasar Mobil Kemayoran.
Menurut Toni, oli palsu biasanya tidak memiliki kemampuan pelumasan yang optimal seperti produk asli.
“Kalau oli palsu, pelumasannya biasanya nggak maksimal jadi mesin lebih cepat panas,” ujar Toni.
Baca Juga: Bukan Cuma Dari Warna, Ini Tanda Kalau Oli Mobil Perlu Diganti
Padahal, oli memiliki fungsi penting untuk melindungi komponen mesin dari gesekan saat bekerja.
Jika kualitas pelumasan menurun, gesekan antar komponen internal mesin bisa meningkat.
Kondisi tersebut membuat komponen mesin lebih cepat mengalami keausan.
Selain itu, suhu kerja mesin juga bisa menjadi lebih tinggi dari kondisi normal.
Baca Juga: Lepas Pasang Filter Oli Mobil Bekas Jangan Ngasal, Ini Dampaknya
Menurut Toni, penggunaan oli palsu dalam jangka panjang berisiko memicu kerusakan yang lebih serius.
“Kalau dibiarin terus-terusan, ya daleman mesin bisa cepat aus bahkan rusak hancur,” lanjutnya.
Ia juga mengingatkan pemilik kendaraan agar lebih teliti saat membeli oli di pasaran.
Karena itu, penggunaan oli original atau produk terpercaya menjadi penting untuk membantu menjaga performa dan umur mesin kendaraan.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR