Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Isu Ketahanan Energi Bikin Motor Listrik Diburu, ALVA Siap Tambah Produksi

Mohammad Nurul Hidayah - Senin, 11 Mei 2026 | 20:00 WIB
ALVA N3 Next Gen desainnya keren, kini dapat warna baru moonlight silver.
Dimas Popo
ALVA N3 Next Gen desainnya keren, kini dapat warna baru moonlight silver.

GridOto.com - Penjualan motor listrik di Indonesia mengalami peningkatan pada momen setelah lebaran Idul Fitri 2026.

Peningkatan penjualan motor listrik ini juga dirasakan produsen motor listrik ALVA.

"Dua hari setelah lebaran, kami mendapat peningkatan penjualan. Jumlahnya lumayan lah," buka Putu Swaditya Yudha, Chief Marketing Officer (CMO) ALVA.

Pria yang akrab disapa Adit ini menjelaskan, peningkatan penjualan motor listrik yang terjadi setelah momen lebaran ini berkaitan dengan kondisi geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah, yang mempengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi dunia.

"Sebelum lebaran ada statement Presiden tentang ketahanan energi nasional. Padahal saat itu harga bensin masih sama, belum naik. Tapi sudah mendorong masyarakat untuk membeli kendaraan dengan energi terbarukan," ungkapnya.

Baca Juga: Remap Motor Listrik Lagi Naik Daun, Kecepatan Bisa Tembus 100 Km/Jam

Beberapa hari menjelang Idul Fitri, Presiden memang membahas langkah-langkah strategis terkait rencana penghematan energi di berbagai sektor.

Ini dilakukan sebagai antisipasi atas dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah yang dapat mempengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi global.

Adanya ketakutan masyarakat akan terjadinya kenaikan harga dan kelangkaan bahan bakar ikut mendorong pertumbuhan penjualan motor listrik di Tanah Air.

momen Kartini Ride OTOladies bersama ALVA
ALVA
momen Kartini Ride OTOladies bersama ALVA

"Kalau harga (bensin) naik tetapi barangnya ada, mungkin tidak terlalu masalah. Tetapi ketakutan masyarakat itu kalau barangnya (bensin) susah didapat," tambah Adit saat bertemu GridOto, Senin (11/5/2026).

ALVA sendiri siap mendukung rencana pemerintah mendorong penggunaan kendaraan listrik untuk pangkas impor BBM dan tingkatkan efisiensi energi nasional.

Baca Juga: Murah Banget, Pemilik Motor Listrik di Jakarta Bayar Pajak Tahunan Tak Sampai Rp 50.000

Salah satunya soal kesiapan ALVA dalam memproduksi motor listrik dalam jumlah yang lebih banyak jika terjadinya lonjakan permintaan yang signifikan.

"Kapasitas produksi terpasang di tempat kami itu 100.000 unit per tahun. Namun produksinya saat ini belum segitu," ujarnya.

Namun jika terjadi peningkatan permintaan motor listrik yang menuntut penambahan jumlah produksi, pihak ALVA memastikan siap.

"Karena sejak awal pabrik kami itu sudah didesain bisa diekspansi secara cepat. Jadi memang ada banyak langkah yang bisa diambil untuk meningkatkan jumlah produksi," ungkap Adit.

"Bisa dengan menjalankan overtime, penambahan shift, dan line produksi bisa ditambah lagi. Jadi kami siap," tutupnya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa