GridOto.com - Gelaran Moto3 Prancis di sirkuit Bugatti berlangsung dengan kondisi lintasan basah setelah hujan reda sesaat sebelum start.
Demi keamanan, balap dipangkas menjadi 13 lap, tetapi balapan tetap berlangsung kacau dengan banyak insiden dan crash sejak awal.
Di tengah kondisi sulit tersebut, Maximo Quiles tampil sempurna. Pebalap Gaviota Aspar Team itu langsung merebut holeshot dari posisi start kedua dan memimpin sejak tikungan pertama tanpa pernah tersentuh lawan.
Quiles terlihat sangat nyaman di lintasan basah dan terus memperlebar jarak hingga akhirnya menang dengan keunggulan hampir dua detik.
Ia bahkan sempat melakukan wheelie selebrasi saat melintasi garis finis, menandai kemenangan beruntun yang semakin mengukuhkan posisinya di puncak klasemen.
Posisi kedua ditempati Adrian Fernandez dari Leopard Racing.
Fernandez sebenarnya kehilangan posisi saat start dan sempat tercecer ke urutan empat, tetapi mampu bangkit dengan cepat untuk menjadi satu-satunya pebalap yang mencoba mengejar Quiles.
Hasil ini menjadi finis runner-up beruntun bagi Fernandez sekaligus mengangkatnya ke posisi kedua klasemen sementara.
Baca Juga: Start Posisi Enam Moto3, Veda Ega Kirim Sinyal Bahaya bagi Lawan di Sirkuit Le Mans
Sementara itu, podium ketiga diraih Matteo Bertelle dari Level Up - MTA.
Start dari posisi kesembilan, Bertelle tampil agresif di awal balapan dan memanfaatkan banyaknya pebalap yang kesulitan di trek licin.
Meski sempat menjalani long lap penalty, ia tetap mampu menjaga ritme dan finis aman di posisi ketiga.
Seusai balapan, Bertelle mengaku emosional hingga meneteskan air mata pada lap terakhir setelah musimnya sebelumnya banyak terganggu cedera.
Sorotan besar juga datang dari rookie Indonesia, Veda Pratama. Pebalap Honda Team Asia itu tampil sangat impresif di kondisi hujan dan berhasil finis keempat.
Veda menjadi rookie terbaik dalam balapan ini setelah menunjukkan keberanian dan konsistensi sepanjang race.
Ia bahkan sempat menjauh dari rombongan belakang demi mencoba mendekati Bertelle di perebutan podium.
Hasil tersebut memperkuat awal musimnya yang cukup menjanjikan di Moto3.
Melansir Crash.net, kemenangan Quiles membuatnya mencatat rekor start terbaik dalam sejarah Moto3 dengan total 115 poin dari lima seri pertama musim ini, melewati catatan Maverick Vinales yang mengumpulkan 106 poin pada musim 2013.
Fernandez kini naik ke posisi kedua klasemen dengan 69 poin, sementara Alvaro Carpe turun ke posisi ketiga usai gagal finis akibat crash.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Meroket 11 Posisi, Sukses Amankan Poin Krusial di Moto3 Spanyol
Berikut ini hasil Moto3 Prancis 2026:
1 Maximo Quiles SPA CFMOTO Gaviota Aspar Team (KTM) 24m 41.640s
2 Adrian Fernandez SPA Leopard Racing (Honda) +1.888s
3 Matteo Bertelle ITA LEVEL UP - MTA (KTM) +4.227s
4 Veda Pratama INA Honda Team Asia (Honda) +7.659s
5 Joel Esteban SPA LEVEL UP - MTA (KTM) +10.916s
6 Guido Pini ITA Leopard Racing (Honda) +17.707s
7 Adrian Cruces SPA CIP Green Power (KTM) +20.164s
8 David Almansa SPA Liqui Moly Dynavolt Intact GP (KTM) +20.893s
9 Eddie O'Shea GBR GRYD - MLav Racing (Honda) +21.075s
10 Hakim Danish MAL AEON Credit- MT Helmets - MSI (KTM) +21.847s
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR