Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Harga Plastik dan Minyak Dunia Naik, Produk Cat Otomotif Ikut Terkerek

Wisnu Andebar - Minggu, 10 Mei 2026 | 20:00 WIB
Harga cat otomotif ikutan naik
Wisnu/GridOto.com
Harga cat otomotif ikutan naik

GridOto.com - Kenaikan harga minyak dunia dan bahan baku plastik turut berdampak ke industri cat otomotif.

Produsen cat terpaksa menyesuaikan harga jual karena sebagian bahan baku masih impor.

Direktur Utama PT Bina Adidaya (Penta Prima Paint), Agus Santosa, mengatakan kenaikan biaya produksi sudah dirasakan sejak awal tahun dan mendorong perusahaan menaikkan harga produk cat.

"Betul, sama. Jadi cat itu kan sebagian besar berbasis solvent, dan solvent itu berasal dari turunan minyak. Jadi ketika harga minyak dunia naik, otomatis harga material kami juga ikut naik," ujar Agus Santosa saat ditemui di Tangerang, Sabtu (9/5/2026).

Menurutnya, lonjakan harga tidak hanya terjadi pada bahan baku utama seperti resin, pigmen, dan solvent, tetapi juga pada kemasan produk yang banyak menggunakan bahan plastik.

"Kalau plastik, yang paling terasa ya di packaging. Kaleng dan wadah cat itu banyak menggunakan material berbasis plastik, jadi tentu berpengaruh ke harga. Otomatis harga jual produk juga ikut naik," jelasnya.

Di internal Penta Prima, penyesuaian harga sudah diberlakukan sejak 1 April 2026.

Kenaikannya bervariasi tergantung jenis produk.

"Sudah ada kenaikan mulai 1 April 2026. Sekitar 10 sampai 15 persen, bahkan ada yang bisa mencapai 20 persen tergantung jenis catnya," kata Agus.

Baca Juga: Penta Prima Kenalkan Produk Baru, Bengkel Body Repair Merapat

Agus menjelaskan, industri cat di Indonesia pada umumnya masih mengandalkan bahan baku impor.

Pabrikan dalam negeri umumnya hanya melakukan proses pencampuran (mixing), sementara bahan utama seperti resin, pigmen, dan solvent masih didatangkan dari luar negeri.

"Bahan baku cat hampir semuanya masih impor. Di Indonesia rata-rata pabrik cat hanya mixing. Kecuali extender seperti calcium carbonate, itu sudah bisa diproduksi lokal. Tapi resin, pigmen, dan solvent masih impor," ungkapnya.

Sebagai informasi, kenaikan harga plastik di Indonesia turut dipicu oleh tensi geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Konflik tersebut mengganggu distribusi energi global, terutama di Selat Hormuz yang menjadi jalur penting perdagangan minyak dunia.

Terganggunya pasokan minyak mentah berdampak langsung ke industri petrokimia, termasuk produksi bahan baku plastik dan komponen kimia yang digunakan dalam industri cat.

Akibatnya, harga cat otomotif pun ikut terkerek di tengah naiknya biaya produksi.

Editor : Dida Argadea

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa