GridOto.com - Seiring penggunaan, rem ABS (Anti-lock Braking System) di motor juga bisa mengalami masalah.
Kendala ini bisa membuat rem menjadi tidak normal ketika digunakan, atau bahkan rem bisa blong.
Sebelum terlambat, berikut 3 gejala rem ABS motor rusak yang harus diwaspadai.
1. Logo ABS hidup.
Kalau masih normal, logo ABS di motor akan mati ketika motor berjalan.
"Sedangkan kalau modul ABS mulai rusak ditandai dengan logo yang menyala terus," buka Dicky Nurjaman, pemilik bengkel Garasi Aicky Motor kepada GridOto pada Kamis (07/05/2026).
"Jika kerusakan masih ringan biasanya kecepatan (pada speedometer) masih berjalan normal," tambahnya.
2. Logo ABS Hidup Tapi Speedometer Mati
Gejala selanjutnya logo ABS hidup tapi speedometer enggak jalan alias mati.
"Hal ini terjadi ketika logo ABS muncul terus tapi enggak langsung diservis," kata Dicky.
"Alhasil kecepatan di speedometer juga ikutan mati," jelas mekanik jebolan bengkel resmi Yamaha.
Pada motor dengan pengereman ABS, kecepatan yang dibaca oleh rotor speed sensor di roda akan dikiriman dahulu ke modul ABS.
Tujuannya jika terjadi pengereman mendadak, modul ABS bisa membacanya dan langsung bekerja.
Lanjut, dari modul ABS sinyal kecepatan itu kemudian diteruskan ke ECU.
Baru dari ECU, sinyal kecepatan itu dilanjutkan ke panel instrumen dan terbaca di speedometer.
"Jadi kalau modul ABS-nya sudah rusak, sinyal enggak sampai ke ECU dan speedometer, jadinya kecepatan yang muncul 0 km/jam saja" ujar Dicky yang bengkelnya berada di Jalan Pabuaran No.38, Cibinong, Bogor, Jawa Barat.
3. Tarikan Motor Hilang Saat Kecepatan Tinggi
Akibat modul ABS rusak, sinyal yang dibaca oleh rotor speed sensor tidak bisa diteruskan ke ECU.
Nah, hal itu membuat ECU membacanya adanya malfungsi atau kerusakan.
"Soalnya ECU sudah memberi sinyal ke injector dan mendeteksi peningkatan RPM tapi tidak ada sinyal dari sensor kecepatan yang dikirim dari modul ABS karena rusak," jelas Dicky.
Sederhanya, mesin motor sudah bekerja pada RPM tertentu tapi motor terdeteksi belum berjalan karena sinyal kecepatan dari speed sensor tidak diteruskan ke ECU.
"Sehingga ECU membacanya sebagai malfungsi karena tidak ada input kecepatan," jelas Dicky.
"Konsekuensinya pada rpm tinggi tarikan motor terasa hilang atau brebet," tambahnya.
Umumnya rem ABS motor rusak mulai menyerang motor yang sudah berumur.
"Biasanya terjadi pada usia mendekati 5 tahun, namun ada juga motor baru usia 2 sampai 3 tahun tapi sudah jebol modul ABS-nya," kata Dicky.
"Oleh karena itu kembali lagi ke perawatan, terutama pada pergantian minyak rem," tuturnya.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR