“Ini tetap podium yang sangat bagus dan kami harus bangga. Kami juga berada di tiga besar klasemen dunia, itu luar biasa. Kami hanya perlu tetap fokus dan tetap rendah hati,” lanjutnya.
Sementara itu, rekan setimnya Franco Morbidelli menghadapi balapan yang lebih menantang. Meski sempat meraih podium ketiga di sesi sprint, Morbidelli harus puas finis di posisi ke-12 saat race utama.
Ia mengungkapkan bahwa perubahan set-up menjadi salah satu faktor yang memengaruhi performanya, khususnya terkait grip ban belakang.
“Balapan hari ini lebih sulit, tetapi kami memang mencoba beberapa perubahan untuk memahami masalah grip belakang. Kami melihat peningkatan di lap-lap akhir, namun masih perlu meningkatkan performa di awal balapan,” jelas Morbidelli.
Team Manager Pablo Nieto menambahkan, hasil di Jerez menjadi indikator penting bagi performa tim di seri-seri Eropa.
“Fabio tampil sangat kuat di berbagai kondisi lintasan, dan hasil ini penting untuk menjaga momentum tim. Franco juga menunjukkan progres, meskipun masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan,” ujarnya.
Dengan hasil ini, Pertamina Enduro VR46 Racing Team menunjukkan tren performa yang konsisten dalam beberapa seri terakhir.
Tim kini bersiap menjalani sesi Official IRTA Test Day di Jerez sebelum melanjutkan ke seri berikutnya di Le Mans, Prancis, pada 8–10 Mei mendatang.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR