GridOto.com - Ternyata, di Sumatera segmen motor yang dibanderol lebih mahal atau segmen premium justru lebih laris dibandingkan segmen motor yang dibanderol dengan harga terjangkau.
Hal ini disampaikan oleh Joni Lie selaku General Manager Marketing PT Alfa Scorpii, selaku main dealer Yamaha untuk wilayah Sumatera Utara, Jambi, Riau, Kepulauan Riau dan Aceh.
Di temui pada gelaran MAXI Tour Boemi Nusantara 2026 seri perdana yang ambil lokasi di Toba-Samosir, 17-19 April 2026, Joni sebut penjualan motor Yamaha di Sumatera masih didominasi segmen MAXI.
"Di Sumatera Utara ini penjualan motor Yamaha masih didominasi skutik premium di kelas MAXI series (NMAX, Aerox, Lexi, XMAX)," buka Joni Lie.
Penjualan model MAXI series memegang kontribusi penjualan sekitar 50-60% dari total penjualan motor Yamaha di Sumatera Utara.
Baca Juga: Pakai Roller Bobot Segini, Tarikan Mesin Yamaha Aerox Jadi Tambah Enteng
"Setelah itu disusul dengan model Classy Yamaha, dan baru model-model selanjutnya seperti Yamaha Gear itu," yakinnya.
Untuk di segmen MAXI sendiri, Yamaha NMAX disebut yang memiliki kontribusi penjualan paling besar di Sumatera Utara.
Soal varian, NMAX Neo masih merajai penjualan, baru disusul oleh NMAX Turbo.
"Kalau variannya masih dipegang NMAX Neo. 60% NMAX Neo dan 40% sisanya baru NMAX Turbo," ungkap Joni.
Menurutnya, laris manisnya model MAXI Yamaha di Sumatera Utara bukan tanpa alasan.
Baca Juga: Ternyata Segini Harga Yamaha 125Z Pas Pertama Dijual Di Indonesia
Model MAXI Yamaha memiliki tampilan yang lebih premium, tenaga mesin lebih besar, dan fitur-dibekali fitur-fitur terbaru.
Ini memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat Sumatera Utara untuk memboyong motor Yamaha segmen MAXI series.
Selain itu, motor-motor di segmen ini juga menawarkan kenyamanan lebih ketika digunakan jarak jauh seperti turing.
Makanya, kehadiran event-event turing seperti MAXI Tour Boemi Nusantara ini turut mendorong penjualan MAXI Yamaha di Sumatera Utara.
Untuk penjualan motor Yamaha di kuartal pertama 2026 disebut Joni mengalami kenaikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dan demand-nya masih bagus.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR