Sementara itu, aki basah masih menggunakan cairan asam sulfat.
Pengguna perlu rutin memeriksa kondisi cairan aki.
Aki kering juga masih diisi air aki
Baca Juga: Usai Mudik Jangan Lupa Cek Kondisi Air Aki Mobil Bekas, Begini Dampaknya Kalau Kurang
Hal ini penting untuk menjaga kinerja aki tetap optimal.
“Kalau aki basah harus rajin dicek, jangan sampai airnya habis,” jelasnya.
Perbedaan ini membuat cara perawatan kedua jenis aki tidak sama.
Aki kering lebih minim perawatan dalam penggunaan harian.
Sedangkan aki basah membutuhkan perhatian berkala dari pemilik kendaraan.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR