"Kejadian ini saya laporkan ke Polda Kaltim. Saya berharap polisi bisa segera mengungkap siapa sosok di balik aksi ini agar keluarga kami tidak was-was lagi," pungkas Said.
Atas penemuan tersebut, Polisi langsung mengamankan barang bukti dan mulai menggali keterangan saksi guna mengungkap motif di balik insiden tersebut.
Baca Juga: Aktivis Virdian Aurellio Kena Teror Mengancam Nyawa, Kaca VW Polo Miliknya Sengaja Dipecah OTK
Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Mochammad Rezsa Adiatuloh, mengonfirmasi pihaknya telah mengamankan proyektil yang ditemukan korban.
Penyelidikan kini difokuskan pada pengumpulan bukti tambahan serta pelacakan sumber peluru.
"Kami sudah mengamankan proyektil tersebut dan memintai keterangan dari pemilik rumah serta kendaraan mengenai kronologi penemuannya. Kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini," tegas Rezsa di lokasi, (14/4/26).
Untuk mendapatkan titik terang mengenai jenis senjata yang digunakan, pihak kepolisian berencana melibatkan Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri.
Uji teknis ini dianggap krusial untuk menentukan apakah peluru tersebut berasal dari senjata api standar atau rakitan.
"Terkait jenis proyektil dan senjatanya, diperlukan penelitian lebih mendalam di Labfor. Kami akan melaporkan perkembangan ini terlebih dahulu kepada pimpinan," tambah Rezsa.
Mengenai indikasi intimidasi atau teror, kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut, mengingat profesi korban yang sering bekerja di luar daerah dalam jangka waktu lama.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR