GridOto.com - Awas, jangan sampai salah isi oli transmisi matik di mobil bekas kesayangan kalian ya gaes.
Yap, setiap mobil dengan transmisi matik menggunakan oli sebagai pelumas komponen yang ada di dalamnya.
Oli matik ini memiliki umur pemakaian dan harus diganti dengan yang baru pada interval tertentu.
Tidak sedikit juga pemilik mobil mengganti oli transmisi matik ini pada bengkel yang kurang pengetahuannya.
Karena ketidaktahuan mekanik bengkel, spesifikasi oli transmisi yang digunakan bisa saja salah.
Padahal sangat fatal akibatnya bila oli transmisi matik yang digunakan salah spesifikasi.
"Ibarat darah pada manusia yang ada berbagai macam golongan, kalau salah memasukkan darah ke tubuh pasti akan berpengaruh ke jantung, ginjal, hati dan lainnya," buka Andy Santoso pemilik Bengkel Mobil 77.
"Di transmisi matik juga sama, karena setiap jenis transmisi matik mekanisme dan menggunakan komponen yang berbeda maka oli yang digunakannya juga berbeda-beda," tambahnya.
Bukan hanya itu, oli transmisi yang digunakan salah juga akan berimbas pada keawetan komponen yang saling terkait.
"Saat salah tuang oli transmisi matik maka saat digunakan pasti kinerja transmisi tidak maksimal bekerja," tambahnya di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
Sebagai contoh, oli transmisi matik hydraulic automatic transmission Daihatsu menggunakan tipe Dextron III dituangkan oli untuk transmisi matik CVT.
Oli transmisi matik yang salah tuang ini bisa merusak clutch, planetary gear, bearing, body valve bahkan torque converter pada transmisi hydraulic automatic transmission.
"Hal ini karena kandungan di dalam oli dan kekentalannya sangat jauh berbeda," bebernya.
Sebaiknya lakukan penggantian oli transmisi matik pada bengkel yang memang sudah mengerti dan paham jenis-jenis oli transmisi matik agar menghindari salah tuang.
Baca Juga: Daftar Harga Mobil Bekas Mitsubishi Delica 2014, 2.0 A/T 4x2 Cuma Segini
| Editor | : | ARSN |
KOMENTAR