Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Viral Aksi Ekstrem Minum Oli Mesin di Makassar, Ini Dampak Bahayanya Bagi Tubuh

Ferdian - Sabtu, 11 April 2026 | 08:45 WIB
Ilustrasi oli motor
Isal/GridOto.com
Ilustrasi oli motor

GridOto.com - Sedang viral aksi sekelompok pria di Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan setelah aksi mereka terlihat meminum oli secara bergantian.

Tujuannya cukup mengejutkan, yakni ingin meningkatkan stamina.

Nah, terkait hal ini ahli kesehatan ikut angkat bicara.

Melansir TribunJatim, Dokter sekaligus peneliti Global Health Security, Dicky Budiman, menjelaskan kalau minum oli sama saja dengan memasukkan racun ke dalam tubuh.

Oli mesin mengandung berbagai zat berbahaya seperti hidrokarbon, bahan kimia tambahan, logam berat, dan senyawa beracun lainnya yang jelas tidak diperuntukkan bagi manusia.

Karena bukan bahan yang aman dikonsumsi, oli bisa langsung memicu keracunan saat masuk ke tubuh.

Gejala awal biasanya berupa mual, muntah, sakit perut, hingga diare. Namun, bahaya sebenarnya bisa jauh lebih serius dari itu.

Salah satu risiko paling berbahaya adalah ketika oli yang diminum masuk ke paru-paru, misalnya saat muntah.

Baca Juga: Bukan Akal-akalan Bengkel, Inilah Efek Nyata Malas Ganti Oli Motor Menurut Mekanik Senior

Kondisi ini bisa menyebabkan peradangan paru-paru yang parah, kekurangan oksigen (hipoksia), bahkan berujung kematian jika tidak segera ditangani.

Tak hanya itu, kandungan berbahaya dalam oli juga bisa memengaruhi sistem saraf.

Dampaknya bisa berupa pusing, kebingungan, hingga penurunan kesadaran.

Artinya, efeknya tidak hanya menyerang satu organ, tetapi bisa berdampak ke berbagai bagian tubuh sekaligus.

Yang lebih mengkhawatirkan, dampak dari konsumsi oli tidak selalu langsung terasa. Banyak orang merasa aman karena tidak mengalami efek instan, padahal kerusakan bisa terjadi secara perlahan.

Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa menyebabkan kerusakan organ penting seperti hati dan ginjal, gangguan darah akibat logam berat, masalah hormon, hingga meningkatkan risiko kanker.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa tidak semua yang viral di media sosial aman untuk diikuti.

Apalagi jika menyangkut kesehatan, keputusan yang salah bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, penting untuk lebih bijak dan tidak sembarangan meniru tren yang berbahaya.

Editor : Hendra

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa