Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Sering Telan Korban, Ini Alasan Jalur Parakan–Kertek Wonosobo Dijuluki Jalur Tengkorak

Ferdian - Jumat, 10 April 2026 | 15:00 WIB
Parakan-Kertek Wonosobo disebut jalur tengkorak
Tribunnews
Parakan-Kertek Wonosobo disebut jalur tengkorak

Padahal, area tersebut dinilai cukup luas untuk dijadikan lokasi pemeriksaan atau tempat istirahat kendaraan.

Untuk menekan angka kecelakaan, Satlantas Polres Wonosobo mendorong upaya pencegahan sejak kendaraan memasuki jalur turunan. Salah satunya melalui pembangunan jembatan timbang guna mengontrol muatan kendaraan.

Jika muatan melebihi kapasitas, kendaraan bisa ditahan sementara, karena beban berlebih akan meningkatkan risiko kegagalan pengereman di turunan panjang.

Selain itu, edukasi kepada pengemudi juga dianggap penting, terutama terkait penggunaan gigi rendah dan teknik pengereman yang benar.

“Supaya pengereman tidak terlalu terbebani, bisa terbantu dengan engine brake dari mesin,” jelasnya menukil TribunJateng.

Hingga kini, kendaraan besar masih bergantung pada jalur Parakan–Kertek karena belum tersedia jalur alternatif yang memadai.

Baca Juga: KNKT Ungkap Fitur yang Mampu Selamatkan Truk Rem Blong Dari Maut

Jalur lain yang ada dinilai belum aman untuk dilalui kendaraan berat.

Berbagai langkah seperti pemasangan rambu peringatan, sosialisasi, hingga pemeriksaan kendaraan sebenarnya telah dilakukan.

Namun, kecelakaan masih terus terjadi.

Hal ini menunjukkan bahwa persoalan di jalur Parakan–Kertek tidak hanya disebabkan oleh kondisi jalan, tetapi juga berkaitan dengan kedisiplinan pengemudi serta sistem pengawasan yang belum optimal.

“Sementara hanya ada satu jalur penyelamat di Prumbanan dan pagar penahan kecelakaan atau istilahnya benteng takeshi yang di bawah Simpang Empat Kertek itu,” ungkapnya.

Pihak kepolisian pun berencana menggelar rapat bersama para pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah pencegahan guna meminimalisir kejadian serupa di masa mendatang.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa