IAT merupakan teknologi lama yang cocok digunakan pada radiator berbahan tembaga dan kuningan.
Aditif ini bekerja dengan membentuk lapisan pelindung di seluruh permukaan logam.
Namun, bahan anorganiknya seperti silikat dan fosfat cenderung cepat terurai, sehingga usia pakainya hanya sekitar 2-3 tahun atau 40.000 km.
Sementara itu, OAT merupakan teknologi yang lebih modern dan banyak digunakan pada kendaraan saat ini.
Aditif berbasis organik ini bekerja secara selektif dan tidak mudah membentuk endapan.
“Tanpa unsur anorganik, risiko terjadinya endapan menjadi sangat minim. Unsur organik lebih sulit terurai sehingga usia pakai cairan radiator menjadi lebih lama,” kata Henry.
Coolant OAT memiliki umur pakai lebih panjang, yakni 5-10 tahun atau hingga 100.000 km, tergantung komposisi glycol dan kondisi penggunaan.
Penggunaan OAT dinilai lebih sesuai untuk mesin modern dengan material aluminium dan jalur pendingin yang lebih sempit.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR