Wilan menambahkan, tahapan pengujian kini tengah disusun dan akan diawali dengan pra uji coba dalam waktu dekat.
Pada tahap ini, pihak Roatex bertanggung jawab menyiapkan Term of Reference (TOR) sebagai pedoman pelaksanaan.
Sebelumnya, pada 3–5 Maret, telah dilakukan functional test awal yang berfokus pada demonstrasi fitur aplikasi CANTAS dengan skenario positif.
Tahap berikutnya akan dilanjutkan dengan functional test lanjutan untuk melengkapi kesiapan infrastruktur pendukung di jalan tol.
Jika seluruh komponen dinilai siap, maka pra uji coba menyeluruh akan segera dijalankan. Terkait jadwal, Wilan menegaskan bahwa pelaksanaan diupayakan secepat mungkin.
Sebagai informasi, MLFF merupakan sistem pembayaran tol tanpa berhenti yang mulai diinisiasi sejak 2016, bertepatan dengan kunjungan Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orbán, ke Indonesia.
Baca Juga: Adik Jagorawi, Ini Jalan Tol Tertua Kedua di Indonesia Yang Beroperasi Sejak 1983
Proyek ini dikembangkan oleh Roatex melalui anak usahanya PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) dengan nilai investasi mencapai 300 juta dolar AS atau sekitar Rp 4,65 triliun.
Apabila uji coba berjalan sukses, MLFF diharapkan mampu mengurangi antrean di gerbang tol sekaligus meningkatkan efisiensi transaksi di jaringan jalan tol nasional.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR