GridOto.com - Baru tahu, ternyata kabel mobil listrik lebih rentan digigiti tikus.
Lantaran material penyusun pelapis kabel tersebut mengandung bahan yang mengundang hewan pengerat itu datang.
Menurut Mahaendra Gofar, pendiri EVSafe dan pengajar di National Battery Research Institute, penggunaan material ramah lingkungan pada kabel kendaraan menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai.
"Sekarang banyak produsen menggunakan bahan bioplastik untuk pelapis kabel, yang berasal dari bahan organik seperti kedelai atau limbah nabati." bebernya belumnya lama ini melansir Kompas.com.
"Ini memang lebih ramah lingkungan, tapi dalam beberapa kasus justru lebih menarik bagi tikus untuk digigit," ucap Gofar.
Gofar menjelaskan, perubahan material tersebut merupakan bagian dari upaya industri otomotif global untuk mengurangi penggunaan plastik berbasis minyak bumi.
Namun, di sisi lain, karakteristik bioplastik yang lebih 'alami' bisa memicu masalah baru di lapangan.
Baca Juga: Ternyata Begini Cara Mudah Mencegah Kabel Mobil Bekas Digigit Tikus
"Tikus itu punya kecenderungan menggigit material tertentu, apalagi kalau ada unsur organik atau aromanya. Jadi kabel-kabel ini bisa dianggap seperti ‘makanan’ bagi mereka," ujar Gofar.
Kerusakan kabel pada mobil listrik tentu tidak bisa dianggap sepele.
Selain berpotensi mengganggu sistem kelistrikan, kondisi ini juga bisa memicu korsleting yang dalam kasus tertentu berujung pada risiko kebakaran.
Menurut Gofar, meski sistem mobil listrik sudah dilengkapi teknologi pemantauan seperti Battery Management System (BMS), bukan berarti semua potensi gangguan bisa dicegah sepenuhnya.
"Sistem memang bisa mendeteksi anomali, tapi kalau kabel sudah rusak secara fisik, tetap harus ada pengecekan langsung. Ini yang sering luput," ucapnya.
Karena itu, pemilik mobil listrik disarankan untuk lebih waspada, terutama jika kendaraan jarang digunakan atau parkir dalam waktu lama.
Lingkungan parkir yang kotor, lembap, atau dekat dengan sumber makanan bisa meningkatkan potensi kehadiran tikus.
Sebagai langkah pencegahan, pemilik dapat rutin memeriksa kondisi ruang mesin dan kolong kendaraan, serta menjaga kebersihan area parkir.
Jika diperlukan, penggunaan pengusir tikus atau pelindung tambahan pada kabel juga bisa menjadi solusi untuk meminimalkan risiko.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR