Namun pasar total 2025 sebesar 803 ribu unit wholesale mengalami penurunan dari sebelumnya 865 ribu unit, menyiratkan kondisi yang terjadi.
Bukan membuat pasar membesar melainkan ada akuisisi atau caplok-mencaplok konsumen dari brand lain.
Artinya, roda ekonomi berputar berat, masyarakat lebih sulit membeli mobil dan uang yang berputar di sektor ini tidak berkembang.
Kemeriahan pesta mobil baru pun dibayang-bayangi daya beli konsumen. Lalu bagaimana para pemain menyikapinya? (Iday)
Strategi Pabrikan di Tengah Pasar yang dinamis
Pasar otomotif 2026 bagi seluruh produsen kendaraan masih menantang.
Kondisi ini seiring melemahnya daya beli masyarakat, meningkatnya risiko kredit, serta ketidakpastian kelanjutan insentif pemerintah.
Namun demikian, pemerintah tetap optimis penjualan kendaraan roda empat tahun ini akan meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang pada pembukaan IIMS 2026 (5/2/2026) menyebut prediksi penjualan di angka 850 ribu unit atau ada peningkatkan 5,4 persen dibanding 2025.
Baca Juga: Promosi Digeber, IIMS 2026 Targetkan Nilai Transaksi Capai Segini
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR