Adapun pelaku berinisial YB dan AF diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap dan kerap berada di sekitar lokasi kejadian.
"Pekerjaannya memang tidak ada pekerjaan ya, pengangguran. Kemudian juga memang sering berada di sekitaran situ untuk ya melakukan tindakan pemerasan," jelas Agta.
Agta menambahkan, saat ini pihaknya tengah mendalami kemungkinan kelompok tersebut telah berulang kali melakukan aksi serupa terhadap pengendara lain, khususnya kendaraan luar daerah.
“Dari kebiasaannya, ada indikasi tindakan berulang,” tambahnya.
Polisi kini masih menelusuri empat pria yang diduga melakukan pemalakan tersebut.
"Masih kami upaya ungkap. Tadi malam anggota Reskrim sudah ke tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Agta saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat.
Selain itu, kata Agta, pihaknya juga masih berupaya mencari korban melalui identitas kendaraan yang terekam dalam video.
"Untuk korban masih kami cari identitasnya melalui nomor polisi kendaraan," katanya.
Kini dari empat pelaku, dua orang berinisial YB (29) dan AF (25) sudah diamankan polisi.
Sementara dua pelaku lainnya berinisial E dan K masih dalam pengejaran.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR