Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Berbahaya, Pemudik Motor 'Cengpat' Mulai Tampak di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Irsyaad W - Jumat, 27 Maret 2026 | 12:00 WIB
Fenomena pemudik motor 'cengpat' atau bonceng empat mulai muncul di pelabuhan Ketapang, Banyuwangi
Fitri Anggiawati/Kompas.com
Fenomena pemudik motor 'cengpat' atau bonceng empat mulai muncul di pelabuhan Ketapang, Banyuwangi

Baca Juga: Petaka Bocah-bocah Bonceng Tiga di Atas Mio, Maut Cabut 2 Nyawa Gegara Ini

Meski terpapar terik matahari, Maya merasa perjalanan dengan motor jauh lebih praktis dan cepat dibandingkan moda transportasi lain.

"Kalau naik motor lebih cepat ya, kemarin yang macet di Cekik (Bali saat arus mudik) itu juga kita bisa cepat sampai karena motoran," tutur Maya.

Walaupun menyadari risiko keselamatan yang tinggi di jalan raya, Maya dan suaminya berupaya meminimalisasi bahaya dengan rutin beristirahat.

Mereka memilih untuk berhenti sejenak setiap kali merasa penat dan memastikan barang bawaan tidak melebihi kapasitas yang membahayakan keseimbangan motor.

Sebagai info, guna mengurai kepadatan di pelabuhan selama puncak arus balik, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberlakukan skala prioritas bagi pengguna jasa.

Kendaraan roda dua dan angkutan penumpang umum menjadi kategori yang didahulukan untuk masuk ke dalam kapal.

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, mengatakan, langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas bagi pemudik mandiri dan pengguna transportasi publik.

"Motor harus didahulukan. Lalu kendaraan umum seperti bus dan travel juga kami utamakan," ujar Yossianis.

Sementara itu, kendaraan besar atau truk logistik masuk ke dalam kategori non-prioritas.

Kendaraan jenis ini akan diarahkan menuju buffer zone yang telah disediakan sebagai bagian dari penerapan delaying system ketika kondisi penyeberangan di Selat Bali terpantau sangat padat.

Editor : Hendra

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa