Pengemudi mendapatkan kolom kemudi yang dapat diatur kemiringan dan jaraknya (tilt and telescopic), serta kursi pengemudi yang dapat diatur ketinggiannya.
Xpander HEV 2026 juga menyediakan stopkontak USB-A dan USB-C di baris kedua, serta masing-masing satu soket daya 12 volt di baris pertama dan ketiga.
Sistem infotainmen hadir melalui unit layar sentuh 10 inci yang menawarkan konektivitas Bluetooth, Android Auto, dan Apple CarPlay.
Baru ketika berbicara soal powertrain, perbedaan antara Mitsubishi Xpander HEV 2026 dan Xpander versi Indonesia mulai kentara.
Dapur pacu model HEV terdiri dari mesin bensin naturally aspirated 4A92 1.590 cc bertenaga 95 PS pada 5.100 rpm dan torsi 134 Nm pada 4.500 rpm.
Mesin ini dipadukan dengan motor listrik bertenaga 116 PS/255 Nm yang mengambil daya dari baterai lithium-ion 1,1 kWh, yang bersama-sama menggerakkan roda depan.
Terdapat total tujuh mode berkendara, termasuk Normal, Wet (Basah), Gravel (Kerikil), Tarmac (Aspal), Mud (Lumpur), Charge (Pengisian Daya), dan EV (Listrik).
Selain itu, fitur Active Yaw Control (AYC) yang ada pada model lain seperti Xforce juga disematkan pada model ini.
Baca Juga: Gagah, Tangguh dan Nyaman, Jadi Poin Penting New Xpander dan Xpander Cross
Untuk kaki-kaki, setup suspensi depan menggunakan MacPherson strut yang dilengkapi anti-roll bar dan strut brace, serta pengaturan torsion beam di bagian belakang.
Kendaraan berkapasitas tangki BBM 40 liter ini menggunakan sistem pengeremam cakram berventilasi di depan dan cakram solid di belakang.
Peleknya menggunakan bahan alloy berukuran 17 inci, yang dibalut ban berukuran 205/55R17.
Soal safety, Mitsubishi Xpander HEV 2026 dibekali sistem bantuan mengemudi (ADAS) yang meliputi peringatan titik buta (blind spot warning) dengan bantuan perpindahan jalur (lane change assist), peringatan keluar jalur (lane departure warning), sampai peringatan lalu lintas silang belakang (rear cross traffic alert).
Tidak ketinggalan, ada fitur keselamatan aktif standar seperti kontrol stabilitas (stability control), kontrol traksi, bantuan pengereman di tanjakan (hill start assist), bantuan pengereman (brake assist), EBD, dan ABS.
Terdapat juga penguncian pintu otomatis berdasarkan kecepatan (speed-sensing door locks) dan kamera mundur. Perangkat keselamatan pasifnya mencakup enam airbag.
Di Thailand, Xpander HEV 2026 dibanderol 939.000 baht atau setara Rp 483,4 jutaan, sedangkan Xpander Cross HEV harganya 969.000 baht alias sekitar Rp 498,8 jutaan (kurs 1 baht = Rp 514,85 per 26 Maret 2026).
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR