GridOto.com - Ladies, ada satu rekomendasi aplikasi maps atau navigasi nih buat kamu yang masih on the way balik ke Jakarta.
Ya, salah satu permasalahan umum ketika berkendara adalah mencari jalan terbaik untuk meraih tempat tujuan.
Tanpa navigasi, pengendara bisa saja kesasar atau terjebak dalam kemacetan panjang meskipun rutenya sudah benar.
Kini dengan perkembangan smartphone terbaru, aplikasi navigasi bawaan seperti Apple Maps dan Google Maps sudah dibenamkan teknologi terbaru agar navigasi lebih akurat dari sebelumnya.
Cuma kalau bicara teknologi yang mendetail, aplikasi maps Tiongkok seperti AMap ternyata oke banget.
Baca Juga: Mudik Naik Mobil Lebih Tenang, 496 Posko PU Kini Terintegrasi Google Maps
AMap merupakan aplikasi peta berbahasa Inggris dari AutoNavi yang kini menjadi bagian dari Alibaba Group.
Aplikasi AMap tersedia secara global dan bisa diunduh dari App Store untuk iOS ataupun Play Store untuk Android.
Satu perbedaan kunci dari maps Tiongkok seperti AMap adalah penggunaan teknologi BeiDou.
BeiDou disebut memiliki teknologi yang lebih mutakhir, akurasi lebih tinggi, serta kapasitas GNSS lebih oke dari GPS.
Sehingga pada aplikasi-aplikasi maps Tiongkok, detail yang diberikan bisa lebih jauh daripada sekadar bird's eye view atau titik-titik interest.
Detail ini terpantau pada AMap lewat navigasi tiga dimensi lengkap dengan panduan lajur mana yang mesti di ambil.
Baca Juga: Baru Keluar Dealer, 87 Motor Ini Berakhir Jadi Barang Bukti di Mapolda Jateng
Meskipun peta jalan Indonesia belum tercitra sebaik di Tiongkok, panduan lajurnya tetap bisa membantu kamu nih Ladies.
Poin ekstra untuk AMap adalah speed limit recognition yang akurat, progress bar yang mengikuti kondisi lalu lintas, dan bahkan bisa mendeteksi adanya kamera ETLE.
Tentu saja ada beberapa kekurangan yang mesti dicermati nih, ladies.
Misalnya AMap kadang kurang akurat dalam menyiarkan kondisi lalu lintas di depan. Tertulis macet, padahal jalan lancar-lancar saja.
Lalu beberapa detail pada peta itu masih dalam bahasa Tiongkok, jadi kadang suka membingungkan ketika searching lokasi.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR