GridOto.com - Pasti Sobat Grid Oto pernah merasa silau luar biasa sampai pandangan gelap sesaat saat berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan kan?
Kemungkinan besar, pengendara dari arah berlawanan itu sedang melakukan salah kaprah yang fatal, yaitu menyalakan lampu jauh terus-menerus.
Harus diakui di lapangan memang masih banyak pengendara motor yang menganggap lampu jauh adalah lampu utama yang harus selalu aktif agar jalanan terlihat sangat terang.
Jangan-jangan Sobat GridOto juga salah satunya nih?
Jadi gini Sob, penggunaan lampu jauh alias high beam secara sembarangan bukan cuma soal kenyamanan, tapi urusan nyawa di jalan raya.
Lampu jauh dirancang dengan jangkauan cahaya yang lebih tinggi dan intensitas cahaya lebih terang untuk membantu visibilitas di area yang sangat gelap.
Selain itu, fungsi lampu jauh juga bisa sebagai sarana komunikasi antar-pengendara dengan memberi isyarat berupa kedipan.
Tapi fungsinya hanya sebatas itu, dan tidak dibenarkan secara etika untuk menyalakan lampu jauh secara terus-menerus.
Hal itu seperti yang pernah dijelaskan oleh Oke Desiyanto selaku Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah.
"Lampu jauh memang bisa berdampak untuk cari aman dengan memperpanjang jarak jelajah cahaya saat berkendara di malam hari, tapi harus tetap ikuti etika berkendara yang benar," kata Oke.
Baca Juga: Headlamp LED Motor Bekas Berkedip? Awas Tanda Part Ini Bermasalah
Ia mengingatkan bahwa lampu ini bukan untuk dinyalakan sepanjang waktu, terutama jika kondisi jalan sudah cukup terang atau ada pengendara lain di depan Anda.
Menurut Oke, penggunaan lampu jauh harus tetap mempertimbangkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan lain.
"Gunakan pada saat diperlukan, terutama pada kondisi jalan yang gelap atau minim pencahayaan, juga perhatikan pengendara lain. Jika ada pengendara lain dari arah berlawanan, segera beralih ke lampu dekat," papar Oke.
Selain itu, memindahkan saklar lampu jauh ke lampu normal juga wajib saat berada di belakang kendaraan lain agar tidak menyilaukan spion mereka.
Penggunaan lampu jauh juga sangat tidak disarankan saat kendaraan sedang melewati tikungan atau berbelok.
Hal ini dikarenakan sorot lampu yang tajam bisa membingungkan pengendara dari arah depan yang sedang berusaha mengenali medan jalan yang berkelok.
Masih menurut Oke, lampu jauh idealnya hanya diaktifkan pada kondisi jalan yang benar-benar gelap gulita tanpa bantuan lampu penerangan jalan umum.
Di luar kondisi tersebut, lampu dekat sudah lebih dari cukup untuk menemani perjalanan.
Jadi, pastikan kamu menggunakan lampu jauh dengan bijak ya.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR