Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Laporan Utama: Jurus Suzuki Jimny Keluar dari Kepungan Rival

Naufal Nur Aziz Effendi - Sabtu, 14 Maret 2026 | 21:30 WIB
Suzuki Jimny 5 Doors di IIMS 2026.
Rayhan Haikal/GridOto.com
Suzuki Jimny 5 Doors di IIMS 2026.

GridOto.com - Salah satu produk yang membuat heboh publik adalah Suzuki Jimny. Buatan
asli Jepang dan mengusung nilai historis.

Tak heran, setelah dirilis dengan harga Rp 328 juta untuk yang single tone AT pada Juli 2018, harga melambung dengan “gorengan” matang.

Kalau Februari 2026 ini masih tertera harga tertinggi Rp 502 juta, percayalah harga di dealer pernah ditawarkan tembus Rp 525 juta.

Tapi itulah perceived value yang diterima para penggemarnya. Sebab, harga Rp 500 juta tak membuatnya dijauhi konsumen.

Justru sebaliknya, ambil sekarang dengan warna apapun ketimbang menunggu bertahun-tahun
lagi. Begitu narasi yang beredar beberapa tahun silam.

Namun Suzuki Jimny akhirnya punya batasan. Sekuat-kuatnya nilai yang ditawarkan, harus berhadapan dengan pasar yang lebih umum.

Jika di awal kemunculannya diburu penggemar, sekarang harus dijajakan tak ubahnya mobil harian.

Bahkan untuk varian Jimny 5 pintu, yang diproduksi di India, sampai ada stok tahun lalu yang
tersisa dan dijual dengan potongan  harga tinggi.

Meski term and condition-nya menyaring ketat, tapi sebuah Jimny masih punya stok lama dan
ditawarkan dengan diskon, tentu bagai mencoreng marwahnya sebagai mobil yang punya kelas
tersendiri.

Baca Juga: Jadi Buruan Banyak Orang, Seirit Ini Konsumsi BBM Suzuki Jimny 5 Doors

Nyatanya, Jimny sebagai mobil hobi, diserap oleh para pehobi. Tapi jika Jimny diekspektasikan sebagai mobil laris untuk memenuhi target penjualan, nanti dulu.

Market berkembang sangat pesat. Para pehobi jelas enggak akan berpaling ke produk lain.

Tapi konsumen yang lebih luas, mendapati banyak pilihan di kelas Rp 400-500 juta di mana Jimny berada.

Tak harus kotak dan berpenggerak 4 roda, namun bisa mengubah konsentrasi mereka ke Jimny.

Ditambah, image mobil adventure, mobil 4x4 atau mobil off- road juga sudah diusung brand lain, bahkan lewat mobil listrik.

Jadi, menarik apa yang akan dilakukan Suzuki untuk menjaga eksistensi mobil legendaris ini.

Terakhir, akan ada stimulus khusus Jimny ini di ajang Indonesia International Motor Show 2026 5-15 Februari. Akankah berhasil? (Iday)

Sabet Resale Value di GridOto Award

Bukan sekali saja, Suzuki Jimny menguasai kategori Small SUV Resale Value dalam ajang GridOto Award (GO Award).

Baca Juga: Bukan Grand Vitara atau Jimny, Dua SUV Suzuki Ini Tiba-tiba Laris Manis Diborong

Tercatat 2 kali, mobil berkapaistas 1.500 cc ini diganjar sebagai pemenang Resale Value terbaik, yakni di ajang GO Award 2021 dan 2024.

Resale Value merupakan kategori yang menilai nilai jual kembali mobil setelah penggunaan selama setahun.

Dalam penilaiannya dilakukan dengan membandingkan harga beli baru dan harga jual kembali tahun berikutnya.

Umumnya, dalam setahun setelah pemakaian akan terjadi depresiasi atau penurunan harga jual kembali.

Namun, terjadi anomali pada Suzuki Jimny 3-Doors, dalam penilaian di GridOto Award 2021 justru terjadi apresiasi atau nilai jual kembali lebih tinggi dibanding harga beli di awal.

Begitu juga pada 2024 di mana Suzuki Jimny 5-Doors juga mengalami hal yang sama.

Tingginya harga jual kembali produk ini disebabkan beberapa hal.

Pertama, masa inden yang lama. Pada tahap awal peluncuran inden Jimny bisa mencapai lebih setahun.

Suzuki Jimny 5 Door
Iday/GridOto
Suzuki Jimny 5 Door

Baca Juga: Empat Kelebihan Suzuki Jimny Buat Jadi Teman Petualang, Cek Harganya per Januari 2026

Kedua, jumlah impor terbatas. Dan ketiga, adanya mark-up yang dilakukan penjual dan ‘gorengan’
pedagang.

Dengan tingginya permintaan beberapa penjual melakukan upping price. Harga Suzuki Jimny di awal Rp 372,5 juta untuk varian transmisi manual single tone, dan tertinggi Rp 388 juta untuk tipe otomatis two tone.

Namun faktanya, di pasaran harganya gelap, bahkan, konsumen ada yang berani untuk membayar Rp 500 juta untuk segera dapatkan unitnya. (Hend)

Diskon Rp 100 Juta untuk NIK 2024

Suzuki Jimny beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial, karena dikabarkan diskon sampai
Rp 100 juta.

Tim OTOMOTIF pun coba mencari tahu kebenaran hal tersebut, dengan melakukan konfirmasi ke dua dealer resmi Suzuki di Jakarta Selatan.

Dealer pertama memberikan diskon Rp 15 juta untuk varian 3 pintu, dan Rp 10 juta buat versi 5 pintu.

“Ini diskon untuk NIK 2025,” ucap tenaga penjual tersebut, Kamis (29/1/2026).

Sementara, dealer kedua memberikan penawaran diskon yang lebih kecil, yakni Rp 5 juta untuk varian 3 pintu, dan Rp 10 juta buat versi 5 pintu.

Baca Juga: Sempat Viral Diskon Rp 100 Juta Suzuki Jimny, Begini Faktanya

Adapun ketika ditanya perihal diskon Rp 100 juta tersebut, kedua tenaga penjual dari masing-masing dealer bilang unit yang dimaksud sudah habis.

Sebab, diskon Rp 100 juta tersebut hanya berlaku untuk Suzuki Jimny 5 pintu NIK 2024.

“Itu sudah habis. Diskon Rp 100 juta yang kemarin khusus Jimny 5 pintu, NIK 2024, pembelian atas nama perusahaan,” jelas tenaga penjual di dealer pertama.

“Kalau yang ramai kemarin itu khusus Jimny 5-doors NIK 2024, khusus perusahaan, dan cuma berlaku buat unit warna merah dan kuning,” ujar tenaga penjual dari dealer kedua.

Perihal diskon, Deputy Managing Director Sales and Marketing 4W SIS, Donny Saputra memberikan komentar.

Menurutnya diskon atau potongan harga biasanya merupakan strategi masing-masing dealer.

“Program penjualan atau diskon merupakan cara dari masing-masing dealer untuk menjangkau calon konsumen secara lebih luas,” ucap Donny.

Ia menambahkan, strategi penjualan tersebut dilakukan dengan menyesuaikan berbagai faktor. Misalnya saja stok unit, kondisi pasar, dan lain sebagainya.

Donny Saputra Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales
Iday/GridOto
Donny Saputra Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales

Baca Juga: Sempat Diskon Rp 100 Juta, Ini Fitur Offroad Canggih Suzuki Jimny 5 Doors

“Strategi penjualan tersebut mereka lakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi stok dan dinamika pasar di setiap wilayah yang berbeda-beda,” paparnya.

Adapun saat ini Suzuki Jimny dibanderol mulai dari Rp 470,5 juta sampai Rp 502,6 juta on the road (OTR) Jakarta.

Destinator Rival di Rentang Harga

Persaingan di segmen SUV Rp 500 jutaan memanas dengan hadirnya dua nama yang menarik perhatian.

Suzuki Jimny, sang legenda off-road, dan Mitsubishi Destinator, SUV 7-seater modern yang kini menjadi opsi bagi keluarga urban.

Meskipun bukan rival langsung karena karakter dan segmen yang berbeda, keduanya kini sering dibandingkan oleh konsumen yang mencari SUV berkualitas dengan budget menengah.

Jimny, dikenal sebagai ikon off-road kompak yang sudah punya basis penggemar kuat di Indonesia dan dunia.

Dengan desain boxy klasik serta kemampuan 4x4 yang “siap tempur” di medan berat, Jimny tetap dipuja oleh pecinta petualangan dan komunitas otomotif.

tampilan Suzuki Jimny 5 pintu
Trybowo Laksono
tampilan Suzuki Jimny 5 pintu

Baca Juga: Bukan Rival Biasa, Jimny dan Destinator Punya Cerita Sendiri

Sedangkan Destinator hadir sebagai SUV 7-seater untuk keluarga yang mencari kapasitas kabin luas dan fitur keselamatan modern, tanpa harus masuk ke segmen SUV premium.

Strategi Suzuki mengandalkan reputasi panjang dan karakter fungsional off-road yang sulit disaingi model lain.

Namun tantangan datang dari tren SUV keluarga yang makin diminati, di mana Destinator
mencoba menjawab kebutuhan tersebut dengan menawarkan kombinasi harga kompetitif, fitur keselamatan lengkap, interior premium, serta ruang kabin lebih besar.

Sementara Jimny memiliki kekuatan kuat di kemampuan medan kasar, mobil ini juga menghadapi tantangan dalam hal kenyamanan harian, kapasitas penumpang terbatas, serta fitur modern yang
terbatas dibanding SUV kontemporer lain di kelasnya.

Destinator, di sisi lain, harus membuktikan bisa menarik konsumen yang sebelumnya loyal pada model lebih mapan seperti Honda CR-V atau Wuling Almaz di segmen turbo 1.5L.

Berikut perbandingan spesifikasi Suzuki Jimny vs Mitsubishi Destinator :

1. Suzuki Jimny hadir dengan mesin bensin 1.462 cc DOHC 16 katup, empat silinder, bertenaga sekitar 103 dk dan torsi 134,2 Nm, didukung sistem penggerak 4×4 AllGrip Pro yang tangguh di berbagai medan dan ground clearance sekitar 210 mm.

Harganya mulai sekitar Rp 470,5 juta hingga Rp 502,6 jutaan tergantung varian dan konfigurasi pintu.

Mitsubishi Destinator
DOK. Mitsubishi
Mitsubishi Destinator

Baca Juga: Harga Nempel Suzuki Jimny, Intip Spesifikasi SUV Listrik Chery J6

2. Mitsubishi Destinator menawarkan mesin 1.5L turbo MIVEC dengan output sekitar 161–163 dk dan torsi 250 Nm serta transmisi otomatis CVT, menjadikannya lebih bertenaga untuk penggunaan harian dan keluarga daripada Jimny.

Mobil ini memiliki tiga baris kursi dengan kapasitas 7 penumpang, serta fitur keselamatan modern seperti Adaptive Cruise Control dan Forward Collision Mitigation, dan dibanderol mulai dari sekitar Rp 395 juta hingga lebih Rp 500 jutaan untuk varian tertinggi.

Suzuki Jimny memiliki keunggulan utama pada statusnya sebagai produk legendaris dengan karakter off-road yang sangat kuat.

Desainnya yang ikonik dipadukan dengan dimensi kompak membuat Jimny mudah dikendalikan di jalan sempit sekaligus tangguh saat menghadapi medan berat.

Keunggulan lain terletak pada penggunaan sistem penggerak empat roda (4x4) yang menjadi standar di semua varian, menjadikan Jimny salah satu SUV kecil dengan kemampuan jelajah sesungguhnya, bukan sekadar tampilan.

Sementara itu, Destinator menonjol lewat pendekatan yang lebih modern dan fungsional untuk penggunaan harian.

SUV ini dibekali mesin turbo yang menawarkan tenaga responsif, sehingga nyaman digunakan di dalam kota maupun perjalanan luar kota.

Dengan konfigurasi tiga baris kursi dan kapasitas tujuh penumpang, Destinator jelas menyasar kebutuhan keluarga.

Keunggulan lainnya ada pada kelengkapan fitur keselamatan aktif serta sistem hiburan yang lebih lengkap, ditambah harga yang tergolong kompetitif di segmen SUV menengah. (Adam)

Baca Juga: Empat Juara Jimny Custom Contest Mamukau Pengunjung IIMS 2026

Jetour T2 Saingan Terdekat

Segmen SUV bergaya kotak atau boxy di Indonesia yang selama ini identik dengan Suzuki Jimny, mulai menghadapi rival baru.

Kehadiran SUV asal Cina dengan karakter petualang dan tampilan serupa, kini menawarkan alternatif di kelas harga yang tidak terpaut jauh, salah satunya Jetour T2.

Di pasar domestik, Suzuki Jimny 5 pintu masih menjadi pilihan utama untuk SUV boxy di kisaran harga Rp 500 jutaan.

Model yang diluncurkan pada awal 2024 ini dipasarkan dengan harga mulai Rp 474,8 juta hingga Rp 502,6 juta on the road (OTR) Jakarta.

Dimensi yang lebih panjang dibanding Jimny 3 pintu membuat ruang kabin dan bagasi lebih lega, tanpa menghilangkan karakter off-road khas Jimny.

Namun, peta persaingan mulai berubah dengan masuknya Jetour T2.

SUV boxy berkonfigurasi lima penumpang ini resmi diperkenalkan di Indonesia dan ditawarkan dengan harga spesial Rp 568 juta untuk 1.000 konsumen pertama, atau selisih sekitar Rp 60 jutaan dari Jimny 5 pintu varian tertinggi.

Jetour T2
Rayhan Haikal/GridOto.com
Jetour T2

Baca Juga: Harga Mepet Suzuki Jimny, Jetour T2 Jadi Pilihan Baru SUV Boxy

Meski berada di segmen yang sama secara tampilan dan peruntukan, pendekatan teknis yang diusung Jetour T2 berbeda.

Mobil ini mengandalkan mesin 2.0 liter turbo yang menghasilkan tenaga 241 dk dan torsi 375 Nm, dipadukan dengan sistem X-WD Intelligent 4WD.

Sementara Suzuki Jimny mengandalkan mesin K15B 1.500 cc naturally aspirated dengan tenaga 103 dk dan torsi 134,2 Nm.

OTOMOTIF sendiri telah menjajal langsung Jetour T2 di lintasan off-road Pagedangan, Tangerang, Banten, pada Desember 2025 lalu.

Dalam kondisi trek licin dan berlumpur akibat hujan, T2 mampu menunjukkan kemampuan jelajah yang solid.

Saat mode berkendara disetel ke mud, mobil dapat melaju stabil di atas permukaan tanah basah tanpa membutuhkan injakan gas berlebihan.

Traksi tetap terjaga meski roda melintasi jalur licin dengan kontur tidak rata.

Pada tanjakan berlumpur, tambahan akselerasi ringan sudah cukup untuk membuat mobil lolos
tanpa gejala selip berlebihan.

Interior Jetour T2
Istimewa
Interior Jetour T2

Baca Juga: Baru Dijual di Indonesia, Pemesan Jetour T2 Sudah Tembus 1.500 Unit

Karakter mesin turbo terasa responsif sejak putaran bawah, dengan distribusi tenaga yang adaptif mengikuti kondisi medan.

Jetour T2 dibekali beragam mode berkendara seperti sand, rock, eco, normal, sport, snow, hingga mud.

Dukungan fitur seperti All-Terrain Offroad Assist Mode, Intelligent Crawling, dan Hill Descent Control turut membantu menjaga kendali kendaraan di medan menantang.

Di luar jalur off-road, performa mesin juga terasa saat kembali ke jalan aspal.

Akselerasi berlangsung spontan dan mobil dengan mudah mencapai kecepatan jelajah, menegaskan bahwa T2 tidak hanya berorientasi pada aktivitas petualangan, tetapi juga tetap nyaman digunakan untuk kebutuhan harian.

Dari sisi kenyamanan, suspensi mampu meredam guncangan dengan baik saat melewati jalur bergelombang, tanpa membuat bodi terasa limbung.

Konstruksi monocoque dengan tingkat kekakuan torsional tinggi memberi rasa berkendara yang solid dan stabil.

Jetour T2 juga dibekali sistem keselamatan aktif berbasis Bosch ADAS dengan total 15 fitur, termasuk Forward Collision Warning (FCW), Autonomous Emergency Braking (AEB), Blind Spot Detection (BSD), hingga Lane Keeping Assist.

Fitur Wading Radar turut membantu memantau ketinggian air hingga 700 mm saat melintasi genangan.

Secara dimensi, Jetour T2 tampil jauh lebih besar dibanding Suzuki Jimny, dengan panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, tinggi 1.880 mm, dan wheelbase 2.800 mm.

Struktur Hardtop Cage Body dengan dominasi high-strength steel memungkinkan atap menahan beban dinamis hingga 150 kg dan beban statis 300 kg, mendukung penggunaan rooftop tent untuk kebutuhan overlanding.

Interiornya dilengkapi panel instrumen digital 10,25 inci, layar sentuh tengah 15,6 inci, kamera 540 derajat, serta sistem audio 12 speaker.

Peredaman suara dan penggunaan double glass membuat kabin tetap senyap meski kendaraan digunakan di medan kasar.

Meski spesifikasi dan pendekatan teknis berbeda, Jetour T2 muncul sebagai alternatif baru bagi konsumen yang menginginkan SUV bergaya kotak dengan kemampuan off-road, namun tetap mengedepankan performa dan kenyamanan modern. (Wisnu)

Artikel ini telah terbit di Tabloid OTOMOTIF Edisi 39 XXXV 5 Februari 2026

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa