"Tapi kalau perbaikannya sampai tahap pengelasan, seperti tambah daging atau pekerjaan lain yang lebih berat, biayanya bisa mulai dari sekitar Rp 400.000 sampai Rp 1 juta," beber Runang.
Istilah 'tambah daging' kata Runang, maksudnya yaitu menambahkan material di bagian pelek yang rusak atau terkikis.
"Tambah daging itu maksudnya misalnya ada bagian pelek yang hilang atau cuil," kata Runang.
"Bagian yang hilang tersebut dikembalikan lagi dengan mesin las, lalu dihaluskan kembali supaya bentuknya seperti baru. Prosesnya menggunakan bahan yang sama," ujarnya.
Dengan metode tersebut, bagian pelek yang terkelupas atau terkikis bisa diperbaiki tanpa harus mengganti satu set pelek baru yang harganya jauh lebih mahal.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR