GridOto.com - Komstir bearing bambu umumnya dijual lebih murah dari komstir original atau bawaan motor.
Perbedaan komstir bambu dengan bawaan motor ada di jenis pelor atau jenis ball bearing yang digunakan.
Komstir bambu pakai needle bearing atau selongsong besi memanjang sebagai dudukannya.
Sedangkan bearing bawaan motor menggunakan ball bearing berbentuk bulat atau yang lebih dikenal dengan pelor.
Baca Juga: Persiapan Turing Jauh, Begini Panduan Setel Komstir Motor Bekas
Banyak peminat karena harga yang terjangkau dan terlihat lebih kuat, berikut kekurangan komstir bearing bambu untuk motor harian.
"Saat proses pemasangan komstir bambu ini memang semudah pasang komstir pelor (ball bearing)," buka Teguh Rahayu, pemilik bengkel Matic Point Depok kepada GridOto pada Sabtu (07/03/2026).
Namun ada beberapa motor saat pasang komstir dengan bearing bambu, malah enggak presisi.
"Sering kejadian di motor matic, saat pasang bearing bambu malah enggak rapat," kata Teguh.
Baca Juga: Sudah Tahu Belum, Begini Gejala Komstir Motor Bekas Yang Mulai Oblak
"Efeknya nanti tumpuan bebannya jadi enggak seimbang dan pasti umur komstir menjadi lebih pendek," tambah pria yang bengkelnya berada di Jalan Tipar Sari No.78, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
Selain itu, kekurangan komstir bambu juga terjadi saat proses pelapasan saat ingin lakukan perawatan atau penggantian.
"Melepas komstir bearing bambu ini juga sulit pakai tracker," kata Teguh.
"Karena celah untuk pengaitnya ke alat sempit banget," wanti pria asal Wonogori, Jawa Tengah ini.
Dengan begitu, proses pelepasan menjadi lebih sulit yang tentu akan menyusahkan jika ingin lakukan pergantian.
Nah itu tadi kekurangan menggunakan komstir model bearing bambu di motor harian.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR