Sebab, ada banyak parameter yang harus terpenuhi untuk menyimpulkan sebuah mobil pernah terendam banjir.
"Karena itu, sering terjadi perdebatan soal penilaian mobil bekas banjir jika yang dilihat hanya satu atau dua temuan, tanpa pemeriksaan menyeluruh menggunakan alat dan tanpa didukung pengalaman yang memadai." terangnya.
Lebih lanjut, Hakim menjelaskan bahwa alat pemindai atau scanner memang menjadi salah satu senjata utama inspektor.
Perangkat ini dapat membaca data pada komputer mobil, termasuk riwayat kesalahan (error) pada sistem elektronik dan sensor.
Pada mobil yang pernah terendam banjir, umumnya akan ditemukan gangguan pada sistem kelistrikan.
Mulai dari sensor bermasalah, modul error, hingga komponen yang tidak bekerja normal.
Meski demikian, penggunaan alat scan bukan satu-satunya metode.
Pemeriksaan tetap diperlukan, mulai dari kondisi interior, ruang mesin, kolong kendaraan, hingga detail kecil seperti karat di titik tertentu.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR