GridOto.com - Showroom mobil bekas Auto ZIR mengungkapkan alasan mobil listrik bekas kini mulai makin dilirik konsumen di pasar kendaraan second.
Owner Auto ZIR, Kemal Arfan mengatakan, minat terhadap mobil listrik bekas mulai meningkat sejak akhir tahun lalu.
Bahkan dalam waktu singkat, sejumlah unit kendaraan listrik di showroom miliknya langsung habis terjual.
“Bulan ini semua mobil listrik saya habis,” buka Kemal kepada GridOto.com, Rabu (4/3/2026).
Ia menyebut beberapa model yang laku antara lain Wuling Air ev sebanyak tiga unit, BYD Sealion 7 tiga unit, BYD Atto 3 satu unit, hingga Wuling Cloud EV Pro dua unit.
Menurut Kemal, ada beberapa faktor yang membuat mobil listrik bekas mulai dilirik konsumen.
Salah satunya berkaitan dengan kondisi ekonomi dan potensi kenaikan biaya operasional kendaraan berbahan bakar bensin.
“Pajak naik, bensin bakal mahal, dolar menguat, rupiah bakal remuk. Mobil listrik masih mencari harga bekas yang depresiasinya enggak besar,” jelasnya.
Selain mobil listrik murni, kendaraan hybrid juga disebut ikut laris di showroom miliknya.
Baca Juga: Mulai Dilirik Konsumen, Begini Harga Mobil Listrik Bekas di Pasar
Beberapa model seperti Toyota Corolla Cross Hybrid, Toyota Yaris Cross Hybrid, hingga Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid bahkan disebut sudah habis terjual.
Di sisi lain, Kemal menilai mobil bensin dengan teknologi lebih lama justru mengalami penyusutan harga yang cukup terasa di pasar mobil bekas.
“Mobil bensin teknologi lawas sekitar 5 sampai 8 tahun ke atas depresiasinya lumayan, jadi menekan harga model-model sebelumnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, meningkatnya minat terhadap mobil listrik bekas sebenarnya baru terlihat jelas sejak akhir tahun lalu.
Sebelumnya, banyak pelaku usaha mobil bekas masih ragu menjual kendaraan listrik karena khawatir dengan nilai depresiasi yang terlalu besar.
Namun menurut Kemal, secara umum penyusutan harga mobil listrik bekas saat ini masih tergolong wajar karena teknologinya masih tergolong baru di pasar otomotif Indonesia.
“Wajar, karena teknologi baru dan masih mencari market prove,” tutupnya.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR